Dikubur tanpa disalatkan, kuburan tanpa identitas dibongkar

PULUHAN warga Kampong Pulau Balai Kecamatan Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil membongkar kuburan mayat tanpa identitas, Kamis 21 Februari 2013. Mayat tersebut ditemukan warga di Pulau Sikandang dan langsung dikuburkan tanpa disalatkan, Rabu 20 Februari 2013 malam.

Pembongkaran kuburan mayat tanpa identitas ini dipimpin langsung oleh Camat Pulau Banyak, Safnil bersama unsur Muspika setempat beserta pengurus masjid dan tokoh masyarakat.

Menurut keterangan Camat Pulau Banyak, Safnil kepada ATJEHPOSTcom, pemakaman mayat tanpa identitas tanpa disalatkan karena kondisi waktu itu sudah malam.

"Saat ditemukan kondisi sudah mulai malam ditambah lokasi mayat ditemukan tidak ada penduduk. Untuk itu agar menjaga kondisi mayat terhindar dari ancaman hewan hutan maka langsung dikuburkan saat ditemukan," kata dia.

Sementara menurut keterangan warga, Mansur mengatakan setelah warga tiba di lokasi tempat mayat dikuburkan langsung menggali makam.

“Alhamdulilah dengan selesainya fardu kifayah kita semua terhindar dari hukum," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, nelayan Aceh Singkil menemukan mayat tanpa identitas di Pulau Sikandang Kecamatan Pulau Banyak, sekitar pukul 10.00 Wib, Rabu 20 Februari 2013 malam.

“Mayat dengan ciri-ciri panjang sekitar 163 cm dan diperkirakan berumur di bawah 25 tahun itu  memakai baju kaos oblong dan celana ponggol, trening warna hijau dongker garis putih ditemukan terdampar," ujar Kepala Desa Pulau Banyak, Sudirman.

Temuan mayat tanpa identitas ini, kata Sudirman, berawal dari informasi warga yang bermukim di Pulau Sikandang. Mayat tersebut diperkirakan sudah seminggu berada di laut pasca angin kencang dan gelombang tinggi melanda kepulauan itu sejak dua pekan terakhir.

“Perkiraan kita mayat tersebut berasal dari Kepulauan Nias dan Sibolga Tapanuli Tengah sebab sampai hari ini tidak ada warga yang melapor kehilangan,"ujarnya.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply