Diduga sajikan makanan tak sehat, walimurid protes pengelola sekolah unggul di Sigli

SERATUSAN walimurid mendatangi SMP dan SMA Negeri Unggul Sigli di Blang Galang, Kecamatan Pidie, untuk memprotes pihak sekolah karena diduga sering menyajikan makanan tidak sehat kepada anak mereka di Asrama Sekolah tersebut, Selasa, 30 April 2013.

Dalam pertemuan dengan komite dan kepala sekolah, walimurid menyebutkan anak-anak mereka sering mengeluhkan menu makanan yang disajikan tidak memenuhi standar kesehatan.

“Anak-anak sering meminta kami untuk mengantar makan malam ke asrama, mereka bilang makanan di sini tidak enak,” kata Mustaqim, salah satu walimurid di sekolah tersebut kepada ATJEHPOSTcom.

Menurut Mustaqin, dalam makanan yang disajikan pihak asrama pernah ditemukan ulat. Selain itu, kata dia, telor rebus sering sudah berwarna hijau kehitam-hitaman. “Kami datang untuk mempertanyakan kebenarannya, kalau iya, kami harap pihak pengelola makanan bisa memperbaikinya,” ujar dia.

Sementara menurut pengakuan para siswa, mereka sudah pernah melaporkan hal itu kepada pihak sekolah, tapi tidak mendapat respon sehingga sepakat mengadukan pada orangtua masing-masing dan meminta bertemu dengan kepala sekolah.

Menurut salah seorang siswa, untuk sekali makan mereka diwajibkan membayar Rp7 ribu. Seharusnya, kata dia, pengelola asrama transparan dengan menyediakan daftar menu makanan agar siswa mengetahui makanan yang akan disajikan.

“Sebenarnya sudah hampir dua tahun kami makan dengan makanan yang tidak jelas,” kata salah satu siswa kelas dua di SMA tersebut. “Ikan yang diberikan sering bikin gatal, bahkan pernah kami temukan ulat, makanya kami sering minta diantar makanan dari rumah,” ujar siswa lainya.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply