Diduga Lakukan Asusila, WNA Bangladesh “Diamankan” Warga

Diduga Lakukan Asusila, WNA Bangladesh “Diamankan” Warga

LHOKSEUMAWE – Imigran asal Bangladesh berinisial MR, 20 tahun, yang selama ini ditampung di kantor bekas Imigrasi, Penteut, diduga melakukan tindakan asusila sesama jenis. Dia diamankan oleh Satpol PP dan WH Lhokseumawe bersama teman kencannya asal Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe berinisial DA, 24 tahun.

Tindakan asusila ini diduga dilakukan di kawasan hutan, seputaran jalan Elak, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Aceh Utara Kamis, 8 Oktober 2015 sekitar pukul 01.00 WIB.

Kejadian ini pertama kali disaksikan oleh masyarakat setempat yang mencurigai keberadaan kedua pemuda Bangladesh tersebut di semak-semak. Saksi mata kemudian memberitahukan hal ini kepada warga lainnya yang kemudian menangkap MR dan DA untuk diserahkan ke Satpol PP dan WH Lhokseumawe.

Kepala Tata Usaha (TU) Satpol PP dan WH, Miharza, mengaku belum bisa memberikan keterangan terkait penangkapan dua warga Bangladesh ini.

“Kita belum tahu kronologisnya seperti apa, karena saat itu warga yang menangkap dan mereka tidak memberikan penjelasan termasuk saat diminta untuk jadi saksi para masyarakat desa itu tidak mau menceritakan kronologisnya,” kata Miharza.

Dia mengatakan kedua warga Bangladesh tersebut hingga kini hanya berstatus titipan sementara di Kantor Satpol PP dan WH kota Lhokseumawe.

“Jika kita ambil tindakan lebih lanjut ini perlu telaah lagi sebab salah satunya ada WNA,” katanya.

Dia mengatakan penyidik WH kesulitan untuk memproses kasus ini akibat tidak ada saksi yang bisa diambil keterangannya. “Dengan demikian dua laki-laki itu masih diamankan dan dimintai keterangan agar duduk perkaranya akan kita ketahui nantinya,” katanya.‎[](bna)

Foto: Ilustrasi

Leave a Reply