Di Langsa, Elpiji 3 Kg Langka

LANGSA – Selama beberapa pekan terakhir keberadaan gas elpiji 3 kilogram di tingkat pengecer langka di Kota Langsa. Ini disebabkan berkurangnya jatah pasokan dari pihak pangkalan gas. Akibatnya masyarakat menjadi resah.

Mawar, salah seorang ibu rumah tangga kepada The Atjeh Post, Jumat, 21 September 2012, mengatakan sejak beberapa pekan terakhir ia kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Padahal biasanya ia hanya perlu membeli ke pedagang eceran di kampungnya.

Akibat kelangkaan tersebut, harga elpiji juga mengalami kenaikan, dari harga biasa di tingkat pengecer Rp 15 ribu kini menjadi Rp 20 ribu.

“Sudah langka harga pun melambung, kondisi ini jelas membuat masyarakat resah khususnya yang menggunakan gas elpiji 3 kilogram,” kata Mawar.

Padahal sepengetahuannya, kata Mawar, pemerintah membuat kebijakan mengeluarkan elpiji 3 kilogram tersebut untuk membantu masyarakat miskin. Namun dengan kondisi seperti ini katanya masyarakat malah menjadi resah dan tidak terbantu. “Saya harap pemerintah segera mengatasi persoalan ini dengan secepat mungkin,” katanya lagi.

Arif Fian Habib, Penanggung Jawab UD Jasa Harapan, salah satu distributor gas elpiji di Langsa membenarkan kondisi itu. Kepada The Atjeh Post ia mengatakan kelangkaan gas di Langsa disebabkan oleh berkurangnya jatah yang diberikan oleh pihak pangkalan ke Distributor. Namun ia mengaku tidak mengetahui apa alasannya.

Biasanya kata Arif, setiap hari ia memperoleh jatah gas elpiji 3 kilogram sebanyak 200 tabung. Namun kini ia hanya menerima 160 tabung gas. Sementara pasokan gas elpiji tersebut menurutnya setiap hari ada, hanya saja jatah ke Distributor yang dikurangi.

“Pengurangan jatah gas 3 kilogram ini sudah berlangsung selama dua minggu, dan kita berupaya agar pihak pangkalan mau mengirimkan elpiji tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat Langsa,” katanya.

Untuk harga jual kepada pengecer katanya masih seperti harga biasa yaitu Rp 13 ribu pertabung. Namun jika mereka menjual langsung ke konsumen pihaknya menjual Rp 15 ribu. Sedangkan untuk gas elpiji 12 kilogram hingga kini kata Arif pasokannya masih normal dan belum ada pengurangan jatah.[] (ihn)

  • Uncategorized

Leave a Reply