Dewan Simeulue: Perlu 10 tahun untuk rehabilitasi wisata air terjun Putra Jaya

REHABILITASI objek wisata air terjun di Gampong Putra Jaya, Kecamatan Simeulue Tengah, butuh waktu 10 tahun.

Hal itu dikatakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Simeulue, Rapian SE, yang dihubungi ATJEHPOSTcom, Kamis 27 Juni 2013.

Kerusakan lingkungan di objek wisata itu, kata dia, dinilai sangat mengkhawatirkan dan sewaktu-waktu bisa berubah menjadi bencana alam.

Saat ini, kata Rapian, debit air di sungai menyusut dratis dan warnanya berubah akibat limbah pengolahan material galian C.

Kerusakan lingkungan itu, diduga dampak dari eksploitasi galian C milik PT Flamboyan Huma Arta. Perusahaan ini diduga tidak mengantongi surat izin Amdal.

"Kita minta pemerintah setempat segera melakukan tindakan serius. Jangan mengedepankan kepentingan pembangunan tapi melanggar aturan dan merusak lingkungan," ujar Rapian.

Pengambilan galian C tanpa izin itu berlangsung sejak masa Bupati Simeulue Darmili. "Saya ikut Pansus dan saya langsung yang mengambil serta menyita kunci beko yang sedang bekerja pada waktu itu, sekitar tahun 2007 atau 2008," ujar Rapian, Selasa 26 Juni 2013.

Namun anehnya, kata Rapian, setelah diserahkan kepada Darmili, bupati langsung menyerahkan kembali kunci itu kepada PT Flamboyan Huma Arta.[](rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply