Dewan se-Aceh Rumuskan Rekomendasi Pilkada Damai

BANDA ACEH– Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) bersama sejumlah pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK) se-Aceh, siang ini, Rabu, 25 Januari 2012, merumuskan rekomendasi pelaksanaan pilkada damai di Aceh.

“Rekomendasi ini berdasarkan masukan dari para pimpinan dewan se-Aceh," kata Ketua Komisi A DPRA Adnan Beuransyah selaku pimpinan rapat.

Anggota DPRA Abdullah Saleh kepada wartawan mengatakan, rapat membahas tentang  seluruh pelaksanaan Pilkada. “Seperti tahapan yang telah dan sedang berlangsung hingga masalah Qanun Pilkada,” katanya. “Qanun diharapkan bisa rampung untuk memayungi seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada."

Abdulah Saleh menambahkan, dalam rakor tersebut juga dibahas masalah jadwal pelaksanaan Pilkada. Dalam hal ini, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah menyampaikan kesulitannya untuk melaksanakan hari pemilihan pada 16 Februari seperti jadwal sebelum Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan sela.

“KIP sudah mengusulkan ke MK untuk dapat dilaksanakannya hari pemilihan pada 9 April. Apakah tahapan ini kita sokong atau kita tolak, itu tergantung dari perumusan rekomendasi nantinya,” ujarnya.
Selain itu, kata Abdullah Saleh, dalam rakor tersebut juga mencuat soal Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu yang dibentuk oleh Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat. “Apakah ini kita terima atau bentuk yang lain nantinya,” katanya. “Beberapa hal tadi akan dirumuskan oleh panitia kecil sebagai bahan pertimbangan.”

Rekomendasi ini, kata Abdullah Saleh bukan untuk menghambat pelaksanaan Pilkada Aceh. “Akan tetapi untuk dapat dilaksanakannya Pilkada dengan baik, aman, dan damai,” katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply