Dewan Ini Kecewa Anggaran Pembangunan Masjid Gayo Dicoret

Dewan Ini Kecewa Anggaran Pembangunan Masjid Gayo Dicoret

TAKENGON – Anggota DPR Aceh, Adam Muhklis Arifin, menyampaikan kekecewaannya atas pencoretan anggaran pembangunan masjid atau meunasah yang diajukan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2015 ini. Pasalnya, pemerintah berpendapat anggaran pembangunan tempat beribadah merupakan kewenangan kabupaten/kota masing-masing.

“Padahal dalam aturan tidak ditentukan adanya pembatasan kewenangan pembangunan tempat ibadah ini,” kata Adam Mukhlis Arifin kepada portalsatu.com, di Takengon, Minggu malam, 28 Juni 2015.

Wakil Komisi V DPR Aceh tersebut mengatakan Pemerintah Aceh tahun ini juga terkesan linglung. Apalagi, kata dia, pencoretan anggaran tersebut telah melanggar janji-janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kala berkunjung ke Gayo waktu musibah gempa dulu.

Dia mengatakan tempat ibadah di Gayo seharusnya menjadi pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan pengalokasian anggaran. Pasalnya tempat ibadah di Gayo rusak akibat musibah gempa pertengahan 2013 lalu.

“Ada satu memang yang tidak dicoret, yaitu Masjid Darul Istiqamah di Desa Arul Relem Utara, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, dengan pagu anggaran Rp 100 juta. Pembangunan masjid lain akan kembali kita perjuangkan di anggaran berikutnya,” ujarnya.[](bna)

Leave a Reply