Dandim Aceh Barat: Teror di Aceh Soal Pribadi, Tak Ada Kaitan dengan TNI Polri

MEULABOH – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0105 Aceh Barat, Letkol Inf Andi Sirajuddin mengatakan bahwa aksi teror yang selama ini terjadi di Aceh lebih mengarah ke persoalan pribadi, dan tidak ada kaitannya dengan TNI/Polri.

Ia mencontohkan, seperti kasus penembakan yang terjadi dini hari tadi di Bireuen terhadap kader Partai Aceh, dan kasus pengeboman rumah anggota DPRK Aceh Barat yang juga dari Fraksi Partai Aceh.

Hal tersebut disampaikan Andi Sirajuddin saat penutupan Rapat Paripurna kedua di Gedung DPRK Aceh Barat, yang membahas tentang nota kesepahaman kesepakatan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan DPRK mengenai pengesahan Qanun APBK Aceh Barat untuk tahun 2012, Rabu 16 Mei 2012.

“Saya yakin aksi teror yang terjadi saat ini lebih pada konflik pribadi, dan tidak ada kaitannya dengan TNI/ Polri,” kata Andi dalam pidato penutupannya.

Oleh karena itu, menurut Andi untuk mencegah terjadinya konflik tersebut adalah dengan terciptanya ekonomi yang kuat serta keseimbangan pembangunan, fokus dalam penguatan moralitas masyarakat, yaitu dengan dilakukannya penerapan syariat islam yang jelas.

“Selain itu Pemerintah Kabupaten dan DPRK dalam membuat APBK juga harus lebih prorakyat, berimbang dan lebih fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena konflik yang selama ini terjadi akibat tidak adanya keseimbangan dalam pemenuhan hak-hak raktya terutama di bidang ekonomi,” kata Andi.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply