Category: Uncategorized

Yudi Kurnia, Pengusaha yang Jadi Ketua DPRK

YUDI Kurnia saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, dia terpilih sebagai anggota legislatif periode 2009 – 2014 mewakili Partai Demokrat.

Sebelum terjun ke dunia politik, alumni Fakultas Ekonomi Unsyiah ini adalah seorang pengusaha. Dia pernah menjabat sebagai salah satu orang penting di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Aceh.

Dia bercerita merupakan salah seorang yang ikut mendirikan Partai Demokrat di Aceh. Oleh karena itu, pada tahun 2004 ketika masih aktif sebagai pengusaha dia mencoba untuk mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), akan tetapi dia tidak berhasil.

Sebagai pengusaha dia pernah menjadi direktur pada CV. Karya Budi & Co. sejak tahun 1990 – 2007. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Aceh, Ketua Persatuan Konsultan Indonesia (Perkindo) Aceh, dan Wakil Sekretaris Partai Demokrat Aceh tahun 2002.

Data Pribadi
Nama                               : Yudi Kurnia, SE
Tempat, Tanggal Lahir  : Banda Aceh, 3 September 1968
Status                               : Menikah
Agama                              : Islam
email                                 : yudikurnia@hotmail.com

Pendidikan
SD Negeri 1 Banda Aceh
SMP Negeri 1 Banda Aceh
SMA Negeri 1 Banda Aceh
S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi,UNSYIAH

Riwayat Pekerjaan
Direktur pada CV. Karya Budi & Co. Tahun 1990 – 2007
Ketua DPRK Banda Aceh Periode 2009 – 2014

Data Keluaga
Istri: Diana Purmasuri
Anak
1. Nabila Arfah Yuana
2. Vega Savera Yuana
3. Yashirly Asyhurin Okta Yuana

Foto: Purna Praja se-Indonesia Reuni di Aceh

Foto: Purna Praja se-Indonesia Reuni di Aceh

BANDA ACEH – Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) memanfaatkan momen Pekan Inovasi Nasional (PIN) dan Teknologi Tepat Guna ke 17 di Banda Aceh untuk reuni, Kamis, 8 Oktober 2015.

“Banyak peserta PIN & TTG ke 17 adalah PNS alumni sekolah pamong praja. Kesempatan ini kita manfaatkan untuk reuni dalam upaya silaturahmi dan memupuk persaudaraan sesama alumni se-Indonesia,” kata Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi, yang merupakan purna praja angkatan 05, melalui siaran pers kepada portalsatu.com.

Dia mengatakan para alumni purna praja yang hadir berasal dari Sabang hingga Merauke.[]

image1

image2

Video: Rakyat Palestina Sambut Gembira Pengibaran Bendera di Markas PBB

Video: Rakyat Palestina Sambut Gembira Pengibaran Bendera di Markas PBB

Ratusan warga Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza pada Rabu (30/9) merayakan pengibaran bendera mereka di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, untuk pertama kalinya dalam rangkaian pertemuan Majelis Umum PBB.

Mereka melambaikan bendera mereka di Bundaran Yasser Arafat di Kota Ramallah, Tepi Barat, tempat layar besar menyiarkan langsung peristiwa di New York, Amerika Serikat.

Sekretaris Jenderal Kepresidenan Tayeb Abdul Rahim mengatakan ke kerumunan warga bahwa pengibaran bendera itu adalah hasil dan perjuangan dan penderitaan rakyat Palestina.

Pengibaran bendera itu, menurut dia, mewakili dukungan rakyat bagi pemimpin mereka untuk memperjuangkan berdirinya negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kota.

Abdul Rahim mengatakan perayaan pengibaran bendera tersebut membuktikan persatuan rakyat, dan menekankan bahwa pengibaran bendera itu “membawa kembali Palestina ke peta politik”.

Perayaan tersebut dimulai sebelum acara pengibaran bendera di New York saat massa mendengarkan pidato Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Sidang Majelis Umum PBB.

PBB pada 10 September melakukan pemungutan suara soal pengibaran bendera Palestina di Markas Besar PBB, New York, dan semua lembaga PBB di seluruh dunia.

Pada 29 November 2012, Sidang Majelis Umum PBB memberi suara yang mendukung peningkatan status Palestina di PBB menjadi negara pengamat non-anggota, demikian seperti dilansir kantor berita Xinhua.[] sumber teks: antara/video: NuTube

Kemenag Tambah Tim Pencari Jemaah Haji Indonesia Korban Mina

Kemenag Tambah Tim Pencari Jemaah Haji Indonesia Korban Mina

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menambah anggota tim pencari jemaah haji Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa Mina seiring dengan semakin luasnya area pencarian hingga ke kota lain di luar Mekkah.

“Sesuai dengan petunjuk Menteri (Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin) tim (pencari) ditambah dari empat menjadi sembilan orang,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Arsyad Hidayat, di Mekkah, Arab Saudi, Selasa, 29 September 2015 dini hari.

Penambahan tim tersebut, diakuinya bertujuan untuk mempercepat pencarian jemaah yang menjadi korban dalam peristiwa Mina. Apalagi saat ini masih ada lima kontainer berisi jenazah korban meninggal dalam peristiwa tersebut yang belum diumumkan fotonya oleh otoritas Arab Saudi.

“Sampai tadi (Senin) malam kontainer tersebut belum dibuka dan ada empat kontainer dibawa ke Jeddah karena pemulasaran mayat di Al Muasim tidak cukup,” kata Arsyad.

Oleh karena itu ia membagi anggota tim pencari yang terdiri dari anggota TNI dan Polri serta paramedis dan dokter ahli dalam dua kelompok yaitu di Mekkah dan di Jedah.

Sampai Selasa pukul 01.00 Waktu Arab Saudi (WAS) sebanyak 90 orang jamaah haji Indonesia belum kembali ke pemondokan masing-masing sejak peristiwa Mina, Kamis pagi (24/9).

“Kami juga telah dapat menghubungi tim forensi Al Muashim , sehingga besok bisa mendapatkan sidik jari para korban yang telah meninggal itu,” katanya.

Dengan demikian diharapkan pencarian jamaah Indonesia yang kemungkinan menjadi korban meninggal dalam peristiwa Mina bisa lebih cepat, mengingat saat ini telah memasuki hari kelima sejak peristiwa terjadi, sehingga dikhawatirkan kondisi jenazah semakin memburuk dan tidak mudah dikenali lagi.

Pada kesempatan itu Arsyad juga melaporkan total warganegara Indonesia yang meninggal dalam peristiwa Mina sebanyak 46 orang terdiri dari 42 jamaah Indonesia dan empat jamaah yang merupakan WNI yang sudah bermukim di Arab Saudi.[] sumber: antaranews.com

Kodim Sosialisasi Atasi Dampak Kekeringan

Kodim Sosialisasi Atasi Dampak Kekeringan

Banda Aceh – Kodim 0101/BS Kodam Iskandar Muda menggelar sosialisasi upaya mengatasi kekeringan kepada perwira staf, para Danramil, Danposramil dan jajarannya, di Aula Yudha Makodim 0101/BS, Senin (21/09/15). Sosialisasi tersebut disampaikan Kaur Komsos Kodim 0101/BS Kapten Inf  Nanang Junaedi dalam rangka mendukung suksesnya Ketahanan Pangan, sehingga para Danramil/Danposramil dapat memberikan pemahaman kepada seluruh prajurit bawahannya.
Pada kesempatan tersebut Kapten Inf Nanang Junaedi menyampaikan “Latar belakang dampak El Nino yang perlu mendapat perhatian adalah kekeringan”. Adapun upaya mengantisipasi melalui perbaikan kondisi fisik seperti pembangunan jaringan iringasi, Dam, waduk, embung, long storage, sumur air Tanah dalam dan sumur air Tanah dangkal.
“Pengelolaan upaya kekeringan diwujudkan melalui parsitipatif antara TNI, Dinas Pertanian dan masyarakat untuk membuat data serta peta sebagai bahan dan sarana bantuan kepada Dinas Pertanian”.
Para Danramil diharapkan dapat menyampaikan kepada para Babinsa di wilayahnya masing-masing, sehingga apabila dibutuhkan dalam rangka pendataan maupun pemetaan bisa melaksanakan tugas.
Selanjutnya para Babinsa bisa mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan dengan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) di lapangan. Mengetahui segala kebutuhan, sarana dan prasarana yang diperlukan para petani agar dapat meningkatkan hasil swasembada pangan berupa padi, jagung, kedelai dan lainnya, sehingga ke depan bisa lebih meningkat lagi hasilnya.[] (Rilis Kodam Iskandar Muda)
Konsumsi Minuman Energi Ternyata Beresiko Tinggi Alami Cidera Otak

Konsumsi Minuman Energi Ternyata Beresiko Tinggi Alami Cidera Otak

TAK hanya orang dewasa, remaja pun kini ada yang mengandalkan minuman energi untuk membuat tubuhnya tetap bugar dan berstamina. Menurut studi terbaru yang dilakukan di Ontario, Kanada, remaja yang mengonsumsi minuman berenergi dalam jumlah banyak berisiko lebih tinggi mengalami cedera otak.

Risiko mereka lebih besar dibandingkan remaja yang tidak mengonsumsi minuman energi dengan kandungan kafein tinggi. Dalam studi tersebut, peneliti menganalisis informasi dari survei pada lebih dari 10.000 orang anak SMP dan SMA usia 11-20 tahun. Para murid diberi pertanyaan mengenai konsumsi minuman berenergi.

Selain itu, mereka juga ditanyai cedera otak akibat trauma yang pernah dialami dan membuat mereka tidak sadar paling tidak selama 5 menit. Atau, cedera otak yang membuat mereka harus dirawat di RS karena mengalami trauma pada otaknya.

Hasilnya, diketahui sebanyak 22 persen murid mengatakan pernah mengalami trauma cedera otak selama hidupnya dan enam persen dari mereka terkena trauma cedera otak di tahun lalu. Kebanyakan dari murid-murid itu mengalami cedera otak saat tengah berolahraga.

“Ada hubungan antara konsumsi minuman berenergi dengan trauma cedera otak. Bagi mereka yang mengonsumsi, berisiko 5 kali lebih besar terkena trauma akibat cedera otak,” kata dr Michael Cusimano, ahli bedah saraf di St. Michael’s Hospital, Toronto, dikutip dari Fox News pada Jumat (18/9/2015).

Menurut tim peneliti, konsumsi minuman berenergi yang mengandung kafein tingkat tinggi dapat menghambat kemampuan tubuh untuk sembuh dari trauma. Apalagi, pada usia remaja, otak mereka sedang berkembang sehingga trauma bisa berpotensi menghambat atau bahkan membahayakan perkembangannya.

“Minuman berenergi dengan kandungan kafein yang sangat tinggi bisa mengubah keadaan tubuh manusia, di mana tubuh akan sulit beradaptasi setelah terkena trauma,” pungkas dr Cusimano.

Apapun yang berlebihan memang bisa mengancam kesehatan, termasuk dalam mengonsumsi minuman berenergi. [] sumber: detik.com

PBNU Imbau Salat Gaib untuk Korban Insiden di Masjidil Haram

PBNU Imbau Salat Gaib untuk Korban Insiden di Masjidil Haram

Jakarta — Gelombang belasungkawa menyusul insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, terus berdatangan, termasuk dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Rais Aam PBNU Ma’ruf Amin. Ma’ruf juga mengajak umat Islam di Indonesia untuk melaksanakan salat gaib untuk saudara Muslim yang wafat di Tanah Suci akibat insiden yang terjadi Jumat lalu (11/9).

“Salat janazah hukumnya fardhu kifayah, yang diwajibkan kepada seluruh umat Islam dengan prinsip ketewakilan. Salat gaib hukumnya sah sebagaimana shalat janazah,” ujar Ma’ruf seperti diansir CNN Indonesia dari laman www.nu.or.id hari ini, Sabtu (12/9).

Secara khusus Ma’ruf mengajak para pimpinan pesantren serta lembaga-lembaga lain untuk juga melaksanakan salat gaib serta tahlil dan istighotsah yang bertujuan untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT agar arwah korban yang wafat diampuni oleh Allah SWT.

“Untuk para jemaah haji yang sedang persiapan manasik haji juga agar diberi kekuatan lahir batin, para pelayan tamu-tamu Allah SWT diberikan kekuatan untuk menyiapkan, memfasilitasi, dan melayani segala kebutuhan hingga dapat telaksana dengan baik,” ujar Ma’ruf.

Ma’ruf juga menyampaikan belasungkawa atas insiden yang menyebabkan lebih dari 100 orang meninggal dan 230-an orang luka-luka.

“PBNU menyampaikan belasungkawa untuk korban semoga mereka termasuk dalam orang yang mati syahid, keluarganya diberikan kekuatan, keikhlasan, dan ketegaran untuk menerima ujian ini,” kata Ma’ruf.

Berdasarkan sebuah video amatir yang diunggah ke YouTube, alat berat itu bergoyang dan jatuh karena kondisi Mekkah saat itu dilanda badai angin dan hujan deras.

Jatuhnya alat berat menimbulkan debuman keras disusul teriakan panik dari orang-orang. Alat berat yang jatuh merupakan bagian pembangunan Masjidil Haram yang belum tuntas.

Kementerian Luar Negeri Indonesia melansir informasi terbaru perihal warga negara Indonesia yang meninggal di Masjidil Haram. Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Iqbal Lalu Muhammad mengungkapkan jumlah korban tewas bertambah empat orang atau menjadi enam orang.

Empat nama yang masuk daftar wafat adalah Painem Dalio Abdullah, Saparini Baharuddin Abdullah, Nurhayati Rasad Usman, dan Ferry Mauluddin Arifin Dulhai. Namun begitu, kepastian penyebab kematian keempat orang tersebut masih belum bisa dipastikan apakah akibat tertimpa crane yang jatuh di sekitar Masjidil Haram atau bukan.

Masjidil Haram saat ini memang tengah dibangun. Petugas menyampaikan, Masjidil Haram akan diperluas sekitar 400 ribu meter persegi agar lebih layak menampung 2,2 juta orang yang beribadah bersamaan.

Terkait insiden tersebut, Gubernur Mekkah dan Penjaga Dua Masjid Suci, Pangeran Khaled Al-Faisal, menginstruksikan penyelidikan.[] Sumber: cnnindonesia.com

Foto: Insiden Jatuhnya Crane di Masjidil Haram, Mekkah

Wulan Guritno Jadi Mucikari?

Wulan Guritno Jadi Mucikari?

JAKARTA – Aktris Wulan Guritno diberi kepercayaan untuk ikut memeriahkan film debut sutradara Indra Birowo. Dalam film berjudul Lily Bunga Terakhirku itu, Wulan berperan sebagai muncikari yang disapa Bunda.

Wulan merasa tertantang memainkan peran yang belum pernah dia perankan di film-film sebelumnya. Karena itu, Wulan tidak menolak ketika Indra datang memintanya jadi germo di film yang bergenre thriller ini.

“Pas ditawarin saya nggak ragu, saya langsung terima. Lagi pula director-nya Indra, aku tahu banget Indra seperti apa orangnya,” ujar Wulan Guritno, seusai penayangan perdana film tersebut, di Cinemaxx FX Sudirman, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2015.

Wulan mengaku tidak paham betul tentang karakter muncikari pada umumnya. Lagi pula, kata Wulan, dalam skenario yang ditulis Priesnanda Dwi Satria dan Ilya Sigma ini, Bunda adalah muncikari yang mengelola rumah bordil kelas atas. Bunda bukanlah muncikari yang biasa. “Bunda ini lebih seperti business woman yang pintar, kuat, jago strategi, dan ditakuti sama orang lain juga,” jelas wanita yang lahir di London, Inggris, pada 14 April 1980 itu.

Sejumlah riset dilakukan Wulan untuk mendalami karakter Bunda. Riset yang dilakukan Wulan pun akhirnya membawa dirinya kepada sosok Madame Claude, seorang muncikari terkenal asal Prancis. Wulan bahkan sempat menonton film feature tentang kehidupan Madame Claude yang disutradarai Just Jaeckin pada 1977.

“Aku tawarkan karakter Madame Claude ini ke Indra, terus Indra setuju. Tapi kami buat sesuatu yang beda karena di film ini yang diceritain kan Bunda bukan Madame Claude. Jadi, Madam Claude cuma buat inspirasi aja,” ujar aktris yang namanya melonjak saat bermain di film Janji Joni dan Gie.

Sementara itu, peran pelacur yang dijajakan Bunda tak lain tokoh Lily yang diperankan Salvita Decorte. Film ini juga menampilkan Baim Wong, Tanta Ginting, Abdul, Mike Lucock, dan Verdi Solaeman. Pesona Wulan Guritno sebagai mucikari dapat disaksikan di bioskop pada 3 September 2015.[] sumber: tempo.co

Nek Putroe Terima Bantuan dari Irwandi Yusuf

Nek Putroe Terima Bantuan dari Irwandi Yusuf

LHOKSUKON – Ti Ainsyah atau akrab dipanggil Nek Putroe, 75 tahun, warga Desa Beuringen, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, menerima bantuan dari mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Bantuan tersebut diantar langsung oleh kerabat Irwandi Yusuf, Ahmad Dani, ke gubuk tua milik Nek Putroe, Senin, 31 Agustus 2015.

Ahmad Dani kepada portalsatu.com mengatakan Irwandi mengaku prihatin melihat nasib Nek Putroe yang hidup di rumah tidak layak huni. Dia juga mengaku sedih terhadap penderitaan yang dialami oleh Nek Putroe.

Nek Putroe sama sekali tidak mendapat bantuan dari pemerintah setempat sehingga gubuk tua yang ditempatinya roboh. Nek Putroe lantas mengungsi ke rumah anaknya dan membangun sebuah gubuk dengan dinding ditempel batang pinang yang terbelah dua. Sementara atap diambilnya dari gubuk reotnya yang sudah rubuh.

“Sekian banyak anggaran yang dikucurkan untuk Aceh, kenapa masih belum peka dengan kehidupan rakyat Aceh seperti ini. Seharusnya Pemerintah Aceh fokus membangun Aceh dari segi perekonomian dan juga pembangunan Infrastruktur. Pemerintah harus sering blusukan ke perkampungan agar bisa memahami kondisi rakyat,” kata Ahmad Dani.

Dia mengatakan sudah 70 tahun Indonesia merdeka tetapi sama sekali belum bisa mensejahterakan orang-orang seperti Nek Putroe. Ahmad Dani mengatakan sudah saatnya Pemerintah Aceh melakukan survey ke lapangan untuk menstabilkan ekonomi masyarakat, baik fakir miskin serta kaum dhuafa.

Sementara itu, Syarifah, 40 tahun, anak kandung Nek Putroe mengatakan, sebelumnya geuchik telah berjanji rumah untuk ibunya akan direhab.

“Kami sudah ajukan proposal tapi dapat kabar rehab tersebut tidak jadi. Namun beberapa hari kemarin, saya disuruh buat proposal lagi,” ujarnya.

Nek Putroe terlihat terharu saat menerima bantuan tersebut. Dia juga berterima kasih karena masih ada orang yang peka dan mau membantu kehidupannya tersebut.[](bna)

Baca: Nasib Miris Nek Putroe yang Luput dari Pandangan Cekmad

Nonton Karnaval Warga Banda Aceh Padati Jalan Protokol

Nonton Karnaval Warga Banda Aceh Padati Jalan Protokol

BANDA ACEH – Warga memadati sejumlah ruas jalan protokol pusat Kota Banda Aceh yang dilintasi parade karnaval, Selasa, 18 Agustus 2015. Tak hanya orang dewasa, beberapa warga bahkan memboyong balita untuk menyaksikan karnaval yang digelar setahun sekali untuk memeriahkan 17 Agustus tersebut.

Adapun sejumlah jalan yang terlihat dipadati warga adalah Jalan STA Mahmudsyah atau jalan menuju Pendopo Gubernur Aceh, persimpangan trafick light Jalan Teungku Chik Di Tiro, Simpang Surabaya, Simpang Jabotape atau sebagian Jalan Teungku Daud Beureueh.[]

warga padati karnaval1 warga padati karnaval warga padati karnaval2