Category: Gaya

Demi Hasil “Selfie” Cantik, Banyak Wanita Muda Lakukan Operasi Plastik

Demi Hasil “Selfie” Cantik, Banyak Wanita Muda Lakukan Operasi Plastik

Awal bulan September 2015, adik tiri Kim Kardashian, Kylie Jenner, mengaku telah melakukan suntik filler pada bibirnya agar lebih tebal dan seksi.

Selanjutnya, Kylie melemparkan sejumlah pujian pada dokter yang telah sukses mengubah penampilan bibirnya yang tipis menjadi lebih berisi. “Dia adalah yang terbaik. Dia memberikanku bibir seksi yang natural dengan filler,” ujar Kylie mengenai Dr Simon Ourian yang memiliki klinik kecantikan di Beverly Hills, Amerika Serikat.

Lalu, Kylie juga mengatakan bahwa sebelum Dr Ourian, dia sempat melakukannya di dokter bedah kosmetik lainnya. Namun, hasilnya sangat mengerikan.

Zaman sekarang, wanita melakukan rekonstruksi wajah bukan hal yang ganjil dan tabu. Namun, masalahnya, Kylie Jenner baru berusia 18 tahun!

Keputusan Kylie melakukan bedah kosmetik ini tentunya mengkhawatirkan, mengingat dia memiliki puluhan ribu follower di Instagram yang juga seusia dengan dirinya. Bisa saja para penggemarnya yang masih berusia muda dan remaja itu mengikuti jejak Kylie untuk melakukan bedah kosmetik, apalagi si bungsu dari klan Kardashian-Jenner ini terbilang rajin mengunggah selfie di Instagram.

Ternyata, menurut laporan The British Association of Aesthetic Plastic Surgeon (BAAPS), sekarang banyak dokter bedah kosmetik kedatangan klien yang masih berusia muda di bawah dan awal 20 tahunan.

“Setiap hari, minat wanita muda yang masih belasan dan awal 20 tahunan melakukan bedah kosmetik terus meningkat,” ujar Dr Alex Karidis, Plastic Surgeon, London, Inggris.

“Para wanita muda ini tumbuh dengan membaca berita soal selebriti dan penampilan terbaik mereka. Mereka membaca bahwa selebriti melakukan botox dan filler. Mereka pun mengganggap hal itu sesuatu yang wajar,” imbuhnya.

Kemudian, Dr Karidis mengatakan bahwa mereka tak lagi menghargai penampilan natural dan tidak percaya bahwa bentuk wajah seiring waktu juga mengalami perubahan. Para wanita muda zaman sekarang, sebut Dr Karidis, ingin hal yang instan dan serba cepat.

“Mereka ingin kulit yang lebih halus, bibir berisi, dan mereka ingin semua itu sekarang juga. Mereka tidak mau buang-buang waktu,” pungkasnya.

Fenomena wanita muda yang berani melakukan operasi plastik, kata Dr Karidis, merupakan dampak dari tren media sosial dan selfie. “Untuk para wanita muda ini, Instagram adalah bagian hidup mereka yang utama. Mereka ingin mendokumentasikan semuanya. Mereka ingin semua itu terunggah sempurna dan tanpa cela,” jelasnya.

Kondisi yang dikhawatirkan Dr Kardis juga dirasakan oleh Presiden BAAPS Terpilih, Michael Cadier. Menurut Cadier, wanita yang berusia 18 tahun, secara legal dan medis diizinkan untuk operasi plastik. Namun, pilihan tersebut bukan tindakan seseorang yang telah dewasa dan menunjukkan betapa seseorang yang begitu muda tapi rapuh secara kepercayaan diri.

“Pada beberapa kasus, ada alasan medis yang cukup layak menjadi alasan seseorang wanita muda melakukan operasi plastik,” ujar Dr Nick Lowe, Consultant Dermatologist, The Cranley Clinic.

Namun, jika keinginan operasi plastik berdasarkan ingin terlihat cantik dan percaya diri, bukan suatu alasan yang kuat. Sebab, wanita muda memiliki kecantikan natural yang tak terbantahkan. “Sangat disayangkan, para wanita muda ini terburu-buru operasi plastik demi hasil foto terbaik dan pujian dari orang-orang yang mereka tidak kenal,” tegas Dr Lowe.

Selain itu, Dr Lowe juga menganggap para dokter yang melakukan bedah kosmetik pada wanita berusia di bawah 20 sebagai sebuah tindakan yang tidak pantas. | sumber: kompas.com

Foto selfie.@SHUTTERSTOCK

Yelli Sustarina, Aktivis yang Peduli Orang Gangguan Jiwa

Yelli Sustarina, Aktivis yang Peduli Orang Gangguan Jiwa

MENULIS dan jalan-jalan hobinya. Bernama lengkap Yelli Sustarina. Dara kelahiran Air Sialang, 20 Agustus 1992, ini tercatat sebagai mahasiswi profesi Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Tahun 2014, ia telah menamatkan sarjananya di kampus yang sama.

Yelli aktif diberbagai organisasi. Ia merupakan anggota Griya Schizofren (GS) Aceh 2015, Korps Suka Rela (KSR) Unit Markas PMI Banda Aceh 2014, Pemerintahan Mahasiswa Unsyiah (PEMA) dan Club MIPA Unsyiah 2011, serta Ikatan Mahasiswa Pelajar Samadua (IMPS), Himpunan Mahasiswa Air Sialang (HIPMAS), dan Forum Silaturahmi MAN Tapaktuan (FORSIMANTAS) 2010.

Selain mahasiswi aktif berorganisasi, anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan Unsyiah (HIMAKEP) ini juga telah terjun dalam dunia kerja. Tahun 2013, ia bekerja di Cost to Cost Library Language Centre Unsyiah, Bimbingan Belajar Cendikia serta sebagai staf pengajar Taman Pendidikan Alquran di As Sakinah dan Al Mukhaiiyarah, Darussalam Banda Aceh.

Berbagai seminar juga diikuti Yelli. Di antaranya, seminar tentang reproduksi, Hari Kesehatan Dunia, Hari Donor Darah Sedunia, dan Pelatihan Desain Grafis, Banda Aceh 2014. Ia juga pernah mengikuti Generation Change Workshop, Kepenulisan ‘Goresan Pena Untuk Dunia’, Valunteer on the Play Plus Indonesia 2013 serta Talkshow Kiat Menjadi Mahasiswa Sukses dan Berprestasi, Pelatihan Pembuatan Jurnal atau Karya Ilmiah, dan Seminar Nasional Keperawatan Maternitas dan Anak pada 2012.

Namun, di antara beberapa kegiatannya, Yelli banyak memiliki pengalaman saat berada di Griya Shizofren Aceh yang berhubungan dengan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Banyak ODGJ yang telah diselamatkan komunitas GS tersebut, karena ODGJ adalah orang yang berpotensi sembuh, namun tertimpa mentalnya kembali dikarenakan orang di sekitarnya.

Pernah suatu ketika, cerita Yelli, ia bertemu dengan ODGJ di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, ketika ditelusuri alasan ODGJ itu masuk RSJ karena keluarga dan orang sekitarnya.

“Orang-orang dengan gangguan jiwa ini butuh motivasi, dukungan dan orang-orang yang men-support dan mendengarkan cerita tentang hidupnya. Karena sedikit sekali orang yang peduli pada mereka yang memiliki gangguan jiwa,” ujar Yelli saat dihubungi portalsatu.com, Rabu, 23 September 2015.[]

Baju Turki Jadi Incaran Wanita Aceh Jelang Idul Adha

Baju Turki Jadi Incaran Wanita Aceh Jelang Idul Adha

BANDA ACEH – Baju Turki, long cardy, baju syar’i, dan jersey dress, menjadi incaran kalangan wanita remaja hingga dewasa menjelang hari raya Idul Adha di Aceh. Busana berbahan katun, bludru, dan sifon, nyaman digunakan dan membuat kaum hawa tampil anggun.

Pantauan portalsatu.com, Selasa, 22 September 2015, busana wanita itu dijual di toko-toko pakaian Pasar Aceh lama. Toko “Annisa Fashion”, misalnya, menjual berbagai jenis busana yang menjadi incaran kaum wanita.

Harga baju Turki Rp300 ribu-Rp500 ribu, sesuai dengan kualitas bahan yang digunakan. “Baju Turki ini saya ambil dari Tanah Abang (Jakarta), harganya untuk kain beledru 500 ribu, yang kain katun 250 ribu, baju syar’i 300 ribu, karena sepasang sama jilbab syar’i,” kata Annisa, pedagang toko pakaian di Pasar Aceh lama.[]

Laporan: Maisarah Kim

Foto: Baju Turki. @Maisarah

Hijab Phasmina Kian Trend di Aceh

Hijab Phasmina Kian Trend di Aceh

BANDA ACEH – Model hijab phasmina ima kian trend di Aceh menjelang Idul Adha 1436 H. Hijab berukuran 180 x 75 cm ini disebut-sebut pas untuk bentuk wajah apapun.

Salah satu pedagang hijab di KP3 Pelabuhan Lama Lhokseumawe, Cikita Iradhati, mengatakan hijab phasmina ima banyak digunakan oleh remaja. Hijab ini terbuat dari kain berbahan katun Jepang yang dingin sehingga membuat para hijabers tidak merasakan gerah dan nyaman.

“Biasanya orang suka beli warna hitam, abu-abu, kunyit busuk, dan merah,” kata Cikita.[](bna)

Laporan: Maisarah

Ditanya Mimpi saat Dewasa, Ini Jawaban si Cantik Stephanie Poetri

Ditanya Mimpi saat Dewasa, Ini Jawaban si Cantik Stephanie Poetri

Setiap manusia pasti punya mimpi dalam hidupnya baik itu kecil maupun besar. Yap, karena ada mimpi lah manusia bisa berusaha dan bertahan hidup. Seperti apa yang diimpikan oleh putri cantik Titi DJ, Stephanie Poetri Dougharty.

Memiliki sederet talenta, ada banyak hal yang ingin diraih oleh adik Daffa Jenaro Muchtar ini ketika dewasa nanti. Hanya saja karena masih berusia muda, ia masih memilih mimpi mana yang benar-benar akan ia wujudkan.

“Banyak banget, aku suka nyanyi, gambar, aku juga pengen jadi psikolog. Finally, aku masih banyak hal nanti liat mana yang paling enjoy. Aku juga bisa terjun ke dunia entertainment,” ungkapnya saat ditemui tim KapanLagi.com® di kediamannya, Bintaro, Tangerang, Selasa (18/8/2015).

Bicara soal menyanyi, cewek yang satu ini memang sudah dikenalkan Titi DJ dengan dunia tarik suara sejak kecil. Lalu, apakah Stephanie Poetri tertarik untuk menjalani karir sebagai penyanyi seperti sang mama?

“Sebenernya untuk saat ini masih labih ke banyak hal sih. Tapi aku juga masih sekolah. Kalo tawaran sih banyak banget, tapi paling sering aku nyanyi di sekolah,” pungkasnya.

Walau belum bisa menentukan apa mimpi yang pasti untuk masa depannya nanti, tapi sepertinya Stephanie memang tertarik untuk menekuni dunia tarik suara. Nah, kalau menurut pendapatmu sendiri bagaimana KLovers?[] Sumber: merdeka.com

Foto Stephanie Poetri Dougharty.@KapanLagi.com

Ini yang Harus Dilakukan Saat Wawancara Kerja

Ini yang Harus Dilakukan Saat Wawancara Kerja

DALAM wawancara kerja, biasanya manajer personalia atau perwakilan dari perusahaan akan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada kandidat karyawan. Selain itu, kandidat karyawan pun biasanya diminta untuk menjelaskan diri dan pengalaman kerjanya secara singkat. Akan tetapi, apakah kandidat karyawan juga diperbolehkan untuk mengajukan pertanyaan kepada perusahaan?

Ternyata jawabannya adalah Anda sebaiknya tidak sungkan untuk mengajukan pertanyaan pula kepada pihak perwakilan perusahaan. Menurut Becca Brown, pendiri Solemates, produk perawatan sepatu wanita dan mantan karyawan perusahaan perbankan Goldman Sachs, mengajukan pertanyaan adalah salah satu cara untuk menampilkan kesan baik pada perusahaan yang akan merekrut Anda.

“Salah satu cara untuk mengesankan perusahaan potensial yang akan merekrut Anda adalah dengan mengajukan pertanyaan, misalnya, ke mana arah perusahaan dalam waktu lima tahun ke depan,” jelas Brown.

Brown, yang telah mewawancarai setidaknya 60 kandidat karyawan untuk perusahaan yang didirikannya dan puluhan kandidat lain saat masih berkarier di Goldman Sachs, menyatakan kepada Business Insider bahwa hal yang buruk dalam wawancara kerja adalah apabila Anda datang tanpa membawa pertanyaan untuk diajukan. Di samping itu, ada sebuah pertanyaan yang sering diajukan oleh para kandidat karyawan kepadanya.

“Pertanyaan yang paling umum saya terima dari kandidat karyawan adalah hal apa yang saya petik dari mendirikan perusahaan dari nol. Saya selalu senang setiap kali menjawab pertanyaan tersebut, karena saya juga terus belajar seiring berkembangnya bisnis saya, sehingga pertanyaan itu tidak pernah terasa kuno bagi saya,” terang Brown.

Akan tetapi, ada pula pertanyaan yang jarang diajukan oleh kandidat karyawan, tetapi begitu berkesan bagi Brown dan ia anggap sebagai sebuah pertanyaan yang sangat baik. “Mereka terkadang ada yang bertanya tentang bagaimana saya melihat perusahaan saya dalam waktu lima tahun dari sekarang,” imbuhnya.

Pertanyaan semacam itu, lanjut Brown, merupakan pertanyaan yang bagus karena mengilustrasikan keinginan para kandidat karyawan untuk memahami visi dan tujuan kami sebagai sebuah perusahaan. “Selain itu, berbincang tentang hal ini dalam wawancara kerja akan memungkinkan kami untuk mempertimbangkan kecocokan, kemampuan, dan apakah kandidat karyawan dapat berkontribusi untuk visi dan tujuan tersebut,” jelas Brown.[] sumber: kompas.com

Ragam Alasan Aneh Ketika Bolos ke Kantor

Ragam Alasan Aneh Ketika Bolos ke Kantor

Apakah hewan peliharaan Anda memakan presentasi Anda? Atau ketinggalan laptop di dalam bus? Kita pada dasarnya harus muncul dengan alasan jika tidak bisa bekerja, lagi dan lagi.

Namun bagi sebagian pekerja, kejujuran adalah satu-satunya aturan. Dan pada kenyataannya, alasan jujur ini kadang lebih ajaib dibanding cerita fiksi.

Kami mengunjungi situs tanya jawab Quora untuk mengetahui alasan paling aneh yang pernah Anda ucapkan untuk absen kerja.

Kenyataan yang janggal

“Maaf, saya tidak ikut rapat saat makan siang, saya masuk unit gawat darurat karena saya tidak sengaja menjepret diri saya dengan steples,” kata Brandon Lee dengan jujur.

“Saya masih memiliki staples yang telah dicabut untuk souvenir.”

Pengiriman khusus

Ada karyawan yang sangat berdedikasi terhadap pekerjaannya sehingga mereka enggan untuk memperhatikan jadwal kebutuhan medis mereka.

“Maaf saya harus menjadwal percakapan telepon kita, air ketuban saya pecah,” kata Mira Zaslove.

Walau hampir dua pekan terlambat melahirkan, dia berpikir cukup aman untuk menjadwalkan sebuah percakapan telepon. Sayangnya, bayinya berpikir lain.

Zaslove buru-buru mengirim pesan bahwa dia tidak bisa melakukan percakapan telepon itu.

“Jadi orang itulah yang tahu pertama kali -sebelum suami, dokter, atau ibu saya- bahwa saya akan melahirkan.”

Untungnya, orang yang seharusnya dia rekomendasikan dalam percakapan telepon itu akhirnya diterima kerja, tulisnya.

Bau!

Kate Scott mengaku kalau dia terpaksa menelpon bosnya ketika dia terjebak di tumpukan sampah. Scott harus menjelaskan bahwa dia tidak bisa kembali ke kantor setelah istirahat makan siang karena dia terkunci di ruang pembuangan di belakang apartemennya.

“Saya mencoba memanjat,” katanya. “Saya akhirnya harus menelpon bos saya dan menjelaskan padanya bahwa saya sedang duduk di sebelah tumpukan sampah. Terjebak. Seperti rakun.”

Scott akhirnya harus menelpon temannya -yang kemudian berkendara selama 20 menit- untuk datang, membuka pintu, dan membebaskannya.

“Saya pikir dia tidak mendengar saya mengucapkan terima kasih, karena dia terus menerus tertawa dengan keras.”

Benar-benar bekerja ‘di luar’

Bekerja dengan sistem kontrak di New Jersey, Jon Mixon menulis bahwa dia menyaksikan sebuah debat panas yang sudah tak terkendali.

“Suatu hari, seorang perempuan yang lebih muda tiba-tiba melompat dan menyeret meja kerjanya ke luar ruangan,” kata Mixon.

Dengan menggunakan setelan bisnis dan sepatu hak tinggi, kolega perempuan ini pelan-pelan menyeret furnitur kantor yang berat melalui pintu yang sempit ke ruangan konferensi.

Dia kemudian tetap bekerja ‘di luar kantor’ selama empat pekan, tulisnya.
Responden Quora diminta menggunakan nama asli mereka. Untuk membantu menjaga letigimasi dan kualitas, Quora meminta beberapa individu seperti dokter dan pengacara untuk mengkonfirmasi keahlian mereka.

Anda bisa membaca juga artikel ini dalam bahasa Inggris berjudul Weird reasons for being ‘out of office’atau artikel lain dalam BBC Capital.[] sumber: bbc.co.uk

Sepatu Hak Tinggi, Dongkrak Percaya Diri

Sepatu Hak Tinggi, Dongkrak Percaya Diri

Jakarta – Entah sudah berapa orang kaum hawa di dunia ini yang terbius pesona sepatu bertumit tinggi atau akrab disebut high heels itu. Bahkan, kini, saat tak begitu tren lagi, jenis sepatu yang dikenal sejak jaman Mesir kuno ini tetap tak ditinggalkan “pemujanya”.

Model Rinni Suri adalah salah satunya. Bagi perempuan dengan tinggi badan 177 cm itu, high heels sudah menjadi barang wajib penunjang penampilannya.

“Aku pecinta high heels. Hampir di semua kesempatan aku pakai high heels, tetapi disesuaikan dengan situasinya,” ujar Rinni kepada ANTARA News beberapa waktu lalu.

Rinni mengaku sudah belajar mengenakan high heels sejak usianya masih 15 tahun. Saat itu, dirinya baru saja memasuki sekolah model. Lama kelamaan dia merasa nyaman dengan jenis sepatu itu dan menemukan kepercayaan diri darinya.

“Aku belajar pakai heels itu karena masuk sekolah model, di usia 15 tahun. Kalau diperhatiin ya kalau orang pakai flat shoes sama high heels, kayaknya lebih percaya diri yang pakai heels. Itulah alasan aku. Penampilan jadi stunning, sekalipun dengan postur tubuh yang tinggi,” kata dia.

Dia berkisah, di suatu waktu, dirinya mengenakan sepatu berhak datar atau flat shoes, lalu ia melihat perempuan berjalan dengan percaya diri mengenakan high heels. Saat itu juga, kata Rinni, seakan saat itu juga muncul rasa minder dalam dirinya.

“Suatu hari aku pakai flat shoes, sekarang kan flat shoes yang lagi tren, aku jalan ke mal terus aku lihat orang pakai heels, jadi iri. Karena melihat orang itu stunning, aku langsung jadi minder. Padahal nothing. Itu hanya konsep dalam pikiran saja,” kisah Rinni.

Sekalipun begitu, Rinni tak menampik ada “harga sehat” yang harus dibayarnya karena high heels, yakni rasa sakit.

“Keluhan pegel. Kita enggak selincah kalau pakai flat shoes. Otot-otot di betis agak naik,” ungkap dia.

Bila keluhan ini muncul, Rinni mengaku, akan mengangkat kedua kakinya sejajar ke tembok. Cara ini, bagi dia bisa mengurangi rasa pegal dan sakit akibat penggunaan heels.

Bukan sekedar percaya diri

Fenomena para perempuan pecinta high heels khususnya di Jakarta, rupanya mendapatkan perhatian dari seorang penulis Ika Noorharini.

Dalam sebuah buku berjudul,” Fenomenologi Wanita Ber-high heels‘, Ika mengungkapkan bahwa begitu banyaknya perbedaan ungkapan para perempuan yang terkadang logis, sederhana, penuh kalkukasi, patah hati, tentang keputusan mengenakan dan mencintai benda bernama high heels.

“Ada motif, makna, status diri dan perilaku di dalamnya. Wanita merasa percaya diri dan seksi bila berjalan mengenakan sepatu berhak tinggi, dan biasanya sangat mudah tergoda pada sepatu-sepatu dengan desain yang elegan,” ungkap Ika dalam bukunya yang belum lama ini diluncurkan itu.

Menurut dia, selain merasa cantik, sebagian perempuan ber-high heels juga merasa up to date dan status dirinya meningkat, sehingga menghasilkan kepuasan diri.

Kesan cantik dan menonjol dari perempuan lain yang muncul dari penggunaan high heels juga diakui konsultan gaya, Khairiyyah Sari.

“Wanita seringkali berpikir harus di-upgrade dengan heels biar terlihat. Sementara untuk style, sebagian wanita selalu berpendapat enggak pakai heels berarti enggak gaya,” kata dia.

Menurut Sari, kecintaan pada heels seharusnya tak membuat perempuan melupakan kondisi tubuhnya, terutama kaki. Perempuan harus pandai memilih high heels yang tepat untuk dirinya.

“Misalnya kalau betisnya besar, jangan pakai heels yang ber-platform. Sama halnya dengan perempuan yang kakinya kecil. Jangan sampai ada kesan kakinya semua sepatu. Intinya memakai heels itu harus nyaman,” kata dia.

Kemudian, untuk mereka yang berpostur relatif gemuk, sebaiknya hindari heels yang berujung lancip, karena tak akan mampu menopang tubuh. Sebaliknya, Sari menyarankan para perempuan ini mengenakan heels yang berujung lebih tebal dan datar.

“Untuk efek ramping, sebaiknya pilih yang ujungnya runcing,” Saran dia.

Sementara itu, lanjut dia, bagi perempuan yang berpostur tubuh relatif tinggi, sebaiknya hindari heels yang terlalu tinggi, misalnya 12 cm.

“Memang tubuh yang tinggi bisa berdampak dia terlihat over confindent. Harus tahu batasan juga. Sebaiknya tidak perlu pakai heels di atas 12 cm, terutama yang kakinya kecil,” tutur Sari.

Sari menambahkan, di siang hari, sangat tidak disarankan mengenakan stiletto yang berpadupadan dengan rok mini, karena menimbulkan kesan seperti perempuan pekerja seks komersial.

“Ingat, harus santun. Jangan pakai stiletto dengan padanan hot pants atau rok mini di siang hari. Persepsi heels ditambah rok mini, itu adalah pekerja malam,” tambah dia.[] Sumber: tempo.co

Rumah Gembong Narkoba Terkaya Dunia Disulap Jadi Taman Bermain

Rumah Gembong Narkoba Terkaya Dunia Disulap Jadi Taman Bermain

Pablo Escobar disebut sebagai gembong narkoba terkaya di dunia. Dia sukses membangun kartel kokain paling besar dalam sejarah, dengan nilai mencapai USD 25 miliar atau sekitar Rp 353,6 T.

Dengan uangnya yang melimpah itu, Escobar kemudian membangun sebuah real estate di Puerto Triunfo, sebuah kota kecil di Antioquia. Pria asal Kolombia itu lalu menamai rumahnya Hacienda Napoles yang berarti “Naples Estate” dalam bahasa Spanyol.

Escobar juga membangun sebuah kebun binatang, beberapa danau buatan, trek kereta balap, sebuah bandara pribadi, dan sebuah arena adu banteng, di Hacienda Napoles. Semuanya dibangun dalam skala besar dan dilengkapi dengan segala kemewahan.

Di real estate yang dibangunnya, Escobar melakukan kegiatan kriminal dan ilegalnya seperti pengiriman narkoba, perencanaan pembantaian dan berbagai aksi kejahatan untuk mengguncang bangsa.

Seperti dilaporkan amusingplanet, kebun binatang pribadi milik Escobar dihuni oleh berbagai jenis binatang, seperti gajah, jerapah, unta, kuda nil, kijang, dan burung-burung eksotis yang dibawa dari berbagai tempat yang berbeda.

Di rumahnya, Escobar juga mempunyai koleksi mobil mewah dan sepeda tua. Dia sendiri tinggal di sebuah villa bergaya kolonial Spanyol. Setelah gembong narkoba itu ditangkap dan ditembak mati oleh polisi Kolombia pada tahun 1993, Hacienda Napoles langsung disita oleh pemerintah Kolombia.

Keluarga Escobar sempat berusaha mengambil-alih semua properti yang dimiliki oleh Escobar, namun sayangnya gagal. Pemerintah Kolombia juga memberikan hewan koleksi gembong narkoba tersebut ke kebun binatang lain.

Meski begitu, masih ada beberapa bison, zebra, kambing langka, burung unta, dan setidaknya beberapa lusin kuda nil yang berkeliaran di sekitar Hacienda Napoles. Sebagian besar kuda nil kini hidup di danau taman, tetapi beberapa dari mereka berhasil meloloskan diri dari kandang dan pindah ke sungai terdekat.

Pemerintah Kolombia kemudian menyerahkan properti Escobar kepada sebuah perusahaan manajemen pada tahun 2008. Hacienda Napoles pun disulap menjadi sebuah taman bermain yang disebut Parque Tematico Hacienda Napoles. Sebuah museum yang didedikasikan untuk Pablo Escobar juga dibangun di tengah taman bermain ini. Tercatat ada sekitar 50.000 turis yang mengunjungi Hacienda Napoles setiap tahun. | sumber : merdeka

Hacienda Napoles. @Merdeka.com/flickr.com/photos/paulafunnell

Apa Saja Makanan yang Bisa Tingkatkan Gairah?

Salah satu cara meningkatkan gairah di ranjang adalah memilih makanan yang tepat. Hal ini diungkapkan Vania Wibisono, seorang koki selebritas, pengusaha, dan penulis.

“Kadang kita lagi bad mood saat di ranjang sama suami, sebenarnya yang harus kita pikirin ya perut dulu,” kata Vania saat ditemui di Bunga Rampai, Rabu, 2 September 2015. “Kandungan makanan yang kita konsumsi itu mempengaruhi naik-turunnya gairah.”

Untuk Vania, makanan yang membuatnya lebih bergairah saat di ranjang adalah tiram (oyster). “Biasanya aku makan oyster mentah yang fresh, cuma diolah pakai jeruk lemon dikit,” ujarnya. Menurut wanita lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini, oyster memiliki banyak kandungan protein sehingga bisa meningkatkan libido.

Selain oyster, ia juga menyebutkan beberapa makanan lain yang bisa meningkatkan gairah. “Makan daging kambing,” tuturnya. Mitos tentang makan daging kambing yang membuat badan menjadi panas memang benar.

“Protein dalam daging kambing itu sangat tinggi, bisa membuat peredaran darah kita jauh lebih bagus. Tapi jangan makan yang dicampur santan,” ucapnya. Vania Wibisono mengingatkan agar berhati-hati ketika makan daging karena setiap orang biasanya hanya membutuhkan 200 gram setiap porsi.

Selain oyster dan daging kambing itu, menurut Vania, cokelat dan anggur merah bisa meningkatkan hormon bercinta. “Makannya yang dark chocolate tanpa gula. Jangan yang manis karena malah bikin ngantuk,” katanya.

Vania Wibisono juga menyebutkan kandungan alkohol dalam anggur merah bisa membuat gairah bercinta semakin tinggi. “Kandungan alkoholnya bagus untuk peredaran darah, ini ada risetnya, ya,” ujar wanita kelahiran Jakarta ini.

Wanita yang pernah mengisi acara di beberapa stasiun televisi swasta di Indonesia ini juga mengingatkan agar masyarakat lebih pintar memilih makanan. “Jangan percaya sama mitos,” tuturnya. “Kalau ingin tahu makanan tersebut bisa bikin gairah semakin tinggi, sebaiknya cek dulu ke situs-situs kesehatan.” | sumber : tempo