Bupati Bireuen Minta Dokter Tinggalkan Perbedaan Almamater

BIREUEN – Bupati Bireuen Ruslan M Daud meminta kepada para dokter di Bireuen meninggalkan perbedaan almamater dan bersama-sama memberikan pelayanan kesehatan maksimal seperti diamanatkan undang-undang.

“Juga sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat, dengan sendirinya tingkat kesehatan masyarakat Bireuen akan meningkat,” ujar Bupati Bireuen Ruslan M Daud saat menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-48 di halaman Meuligoe Bupati Bireuen, Selasa 27 November 2012.

Permintaan bupati itu disampaikan usai membacakan amanat tertulis Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi pada upacara yang diikuti sejumlah dokter dan ratusan paramedis dari RSUD Fauziah Bireuen, Dinas Kesehatan dan Puskesmas dari 17 kecamatan serta mahasiswa Akademi Kebidanan.

Selain kepada dokter, Ruslan mengharapkan kepada jajaran kesehatan terutama yang bertugas di rumah sakit dan puskesmas agar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Sehingga masyarakat kita benar-benar merasakan pelayanan yang memuaskan, upayakan tidak ada masyarakat yang komplain, tidak ada yang kecewa, ijinkan saya menyampaikan dari lubuk hati yang paling dalam, saudara-suadara adalah bagian dari pemerintah, untuk itu tunjukkan pelayanan pemerintah,” katanya.

Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 48 tahun 2012 di Bireuen turut dihadiri Kapolres Bireuen AKBP Yuri Karsono, Kajari Bireuen Thohir dan perwakilan pejabat Muspida Bireuen serta sejumlah pejabat eselon.[](rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply