Home Budaya Nelayan Aceh Utara Pantang Melaut Saat Idul Adha

Nelayan Aceh Utara Pantang Melaut Saat Idul Adha

72
0

LHOKSUKON –  Nelayan Aceh memiliki pantangan melaut saat Hari Raya Idul Adha. Tradisi itu sudah dijalankan turun-temurun, seperti di Kabupaten Aceh Utara.

“Pantangan melaut saat Idul Adha itu berlaku sejak tenggelamnya matahari sehari sebelum lebaran (hari meugang, red) hingga hari ke tiga Idul Adha,” kata Panglima Laot Aceh Utara, Ismail Isya kepada portalsatu.com, Sabtu 26 September 2015.

Ia menambahkan, aktivitas melaut kembali dilakukan para nelayan pada hari ke empat. Hari pantangan melaut ini dapat dimanfaatkan nelayan untuk beristirahat dan sebagai momen berkumpul bersama keluarga.

Selain saat Idul Adha, terdapat beberapa hari penting lainnya yang juga memiliki pantangan sama. Di antaranya, saat HUT Kemerdekaan RI, peringatan tragedi Tsunami 26 Desember, Hari Raya Idul Fitri, saat kenduri laot dan setiap hari Jumat.

“Jika ada nelayan yang melanggar dan tetap melaut pada hari tersebut, maka akan dikenakan sanksi. Seperti hasil tangkapan disita dan boat tidak boleh beroperasi selama sepekan,” ujar Ismail.[]

Foto ilustrasi