Brasil vs Irak: Waktunya untuk Kaka dan Oscar

12 Oktober 2012 akan menjadi hari yang bersejarah bagi Ricardo Izecson Dos Santos Leite atau yang lebih akrab dipanggil Kaka. Ya, peraih Ballon D'or pada 2007 ini akan kembali memakai seragam kuning-biru atau seragam timnas Brasil setelah 2 tahun harus menepi dari skuad “Samba”. Jumat dinihari nanti Brasil akan melawan jawara Piala Asia 2007, Irak, di Swedbank Stadion, Malmo.

Kembalinya pemain yang sangat cinta keluarganya tersebut itu pastinya merupakan hasil dari buah yang dia tanam sendiri. Ya, tersingkir dari skuad inti Real Madrid selama berapa tahun belakangan akibat hadirnya Mesut Oezil membuat dia juga otomatis tidak dipanggil oleh pelatih Brasil, Mano Menezes.

Namun, pemain yang pernah memperkuat AC Milan tersebut berhasil memikat hati Jose Mourinho yang notabene sering membangkucadangkan. Pada laga bertajuk “Trofeo Santiago Bernabeu” Real Madrid berhasil menang 8-0 atas Millonarios Bogota dari Kolombia dan pada saat itu Kaka menjadi Man of The Match pertandingan tersebut setelah berhasil membukukan Hattrick pada laga eksibisi tersebut.

Para pengamat dan pecinta sepak bola pun tersentak. Apalagi Jose Mourinho. Ternyata Kaka masih ada. Dan itu membuktikan bahwa walau dia telah berumur 30 tahun tapi hal itu tidak bisa menghentikan betapa hebatnya sosok Kaka dalam mengolah si kulit bundar.

Setelah itu Kaka pun dipercaya kembali bermain di laga melawan Deportivo La Coruna, Ajax Amsterdam dan juga yang paling anyar melawan Barcelona di laga El-Clasico walau hanya sebagai pemain pengganti.

Penampilan-penampilan itu ternyata membuka mata Mano Menezes untuk kembali memanggil Kaka untuk memperkuat Brasil setelah sekian lama absen. Kaka dipastikan akan membuat permainan Brasil menjadi lebih berkreasi apalagi dia akan mendapatkan duet sesama playmaker namun yang satu ini lebih muda dari dia.

Siapa dia? Oscar siap bahu membahu dengan Kaka untuk mengkreasikan serangan-serangan yang akan dituntaskan oleh Leandro Damiao atau Hulk. Pemain muda asal Chelsea ini telah terbukti mampu menjadi playmaker handal buat Chelsea dan itu setidaknya telah membuat The Blues mempunyai calon penerus Frank Lampard.

Oscar tidak jauh berbeda dengan Eden Hazard yaitu sama-sama dengan mudah beradaptasi pada tim inti walau baru saja bergabung. Bahkan dia tergolong dengan cepat bisa menerapkan apa yang diinginkan oleh Roberto Di Matteo.

Dan uniknya permainan anak muda ini terasa cocok dengan atmosfer permainan Liga Inggris yang memang memainkan permainan cepat dan lugas. Bahkan, dia sudah membukukan 2 gol dan sebuah assist yang semuanya berhasil diraihnya dalam debutnya di Liga Champions Eropa. Wajar saja dia bisa naik pangkat dari hanya pemain Brasil U-21 menjadi pemain Senior. Kita akan lihat apakah kreasi dua Playmaker beda generasi ini akan membuat Brasil kembali kepada jalur juara.

Prediksi: Brasil 60 % – 40 % Irak

  • Uncategorized

Leave a Reply