BPOM Aceh: Temuan obat-obatan berbahaya berkurang

KEPALA Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh Hasbi mengatakan temuan obat-obatan berbahaya atau yang tidak tidak berlebel BPOM cendrung berkurang selama beberapa tahun terakhir.

“Selalu ada temuan tiap tahunnya, namun cenderung menuru dari tahun ke tahun,” kata Hasbi ditemui ATJEHPOSTcom disela-sela sosialisasi peraturan dan sanksi hukum tentang obat dan makanan, di ruang pertemuan lantai tiga Harun Square, Lhokseumawe, Selasa, 12 Februari 2013.

Menurut Hasbi, temuan tersebut seperti kosmetik mengandung bahan berbahaya dan jamu dibubuhi bahan kimia yang kasusnya masih ada di beberapa tempat di Aceh.

“Apabila kita temukan lagi langsung akan kita tarik dan kita amankan ke kantor BPOM Pusat di Jakarta. Kalai ditemukan dalam jumlah sedikit maka bisa langsung dimusnahkan oleh pemilik. Kemudian akan ditindaklanjuti dengan memberi peringatan tertulis,” kata Hasbi.

Hasbi berharap masyarakat memakai obat-obatan yang tertera logo dari BPOM.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply