BPK RI Perwakilan Aceh Gelar Coffee Morning Bersama Wartawan

BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Aceh mengadakan cofee morning bersama wartawan. Kegiatan berlangsung di aula BPK RI lantai II, di Banda Aceh, Selasa, 14 Oktober 2014.

Silaturahmi dengan awak media tersebut turut dihadir Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Maman Abdulrachman, Kepala Sub Auditorat Aceh II, Johny Indra Kencana, Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas, Eva Siregar, serta beberapa pejabat penting BPK RI lainnya.

Coffee morning yang bersifat santai ini turut membahas beberapa isu kekinian kinerja BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh. Salah satunya adalah penetapan Wajar Tanpa Pengecualian oleh BPK kepada beberapa pemerintah kabupaten dan kota.

"BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh saat memberikan opini WTP kepada kabupaten/kota tidak sembarangan. Ada mekanisme yang dilakukan," ujar Maman Abdulrachman, saat ditanyai wartawan tentang mekanisme penetapan opini WTP kepada beberapa daerah.

Ia mengatakan setiap penilaian yang dilakukan memenuhi Standar Keuangan Negara (SKN). Di sisi lain, katanya, BPK juga hanya memeriksa laporan keuangan dan melihat dari sudut kewajaran penyajian laporan.

"Jadi yang kita nilai itu. Tidak sembarangan kita memberikan opini penilaian kabupaten/kota," katanya.

Maman mengatakan tahun ini ada enam kabupaten/kota yang mendapat opini WTP adalah Banda Aceh, Nagan Raya, Sabang, Aceh Besar, Subulussalam, dan Langsa.

Di sisi lain, Maman membantah adanya 'main mata' antara pegawai BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh dengan Pemerintah Kabupaten/Kota yang kerap menerima opini WTP. Bahkan ia menantang wartawan menunjukkan jika ada pegawai BPK RI yang terlibat menyusun laporan keuangan daerah agar mendapat penilaian bagus.

"Tunjukkan kepada saya kalau ada konsultan yang membuat laporan WTP tapi orang BPK," katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply