BPBD: Pidie butuh 4 pos pemadam kebakaran

IDEALNYA Pidie memiliki empat pos pembantu pemadam kebakaran (Damkar) selain posko utama di Kota Sigli. Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie, Apriadi kepada ATJEHPOSTcom, Jumat 19 Juli 2013.

"Sudah sepantasnya ada pos pembantu strategis, masing masing pos satu unit armada damkar," ujarnya.
Pos tersebut cocok untuk ditempatkan di Lamlo Kota Bakti, Padang Tiji, Keumbang Tanjong dan Tangse. Keempat pos ini, kata dia, diharapkan dapat menjangkau 23 kecamatan di Pidie nantinya.

"Kalau mengikuti ketentuan nasional tiap kecamatan harus memiliki 4 unit armada damkar, namun melihat kondisi keuangan daerah Pidie belum memungkinkan untuk itu," katanya.

Dia mengatakan pembangunan pos pemadam kebakaran ini akan diusulkan secara bertahap dari dana Otonomi Khusus tahun 2013. "Kita telah mengajukan penambahan satu unit armada mini bus damkar supaya memudahkan masuk lorong, tapi belum ada realisasi dari Pemerintah Aceh," katanya.

Usulan tersebut juga akan dilakukan tahun 2014 sehingga memiliki 4 pos strategis. Apalagi di masa depan dana Otsus akan lebih besar dikelola oleh kabupaten. Saat ini Pidie memiliki lima unit armada pemadam kebakaran, dan 50 personil petugas pemadam, 11 personil PNS 39 lainya tenaga honorer.

Sebelumnya diberitakan tokoh masyarakat Pidie Zakaria Saman minta pemerintah buka pos damkar di kawasan Lamlo. Menurutnya kawasan Keumala dan sekitarnya, jauh dari pusat kota.

"Lamlo sangat cocok didirikan pos pemadam agar mudah menjangkau daerah yang jauh dari pos pusat di Kota Sigli," ujarnya.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply