BPBA: Tidak Ada Kerusakan Parah Akibat Gempa

BANDA ACEH – Gempa 8,6 skala richter yang terjadi di Aceh kemarin sore tidak mengakibatkan kerusakan bangunan yang berarti di seluruh Aceh.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Assmadi Syam, saat dihubungi Atjeh post, Kamis, 12 April 2012. katanya, hingga sore tadi, belum ada laporan kerusakan parah sehingga harus ditetapkan status darurat akibat gempa kemarin dari seluruh Aceh.

Dijelaskannya, mereka baru menerima satu laporan kerusakan akibat gempa, yaitu jembatan yang rubuh di Meulaboh.

"Untuk kerusakan di seluruh Aceh, bisa di katakan tidak ada, karena sejauh ini belum ada data  yang masuk, apalagi kerugian yang diakibatkan" sebutnya.

Di Banda Aceh sendiri, sebutnya, ada beberapa bangunan yang rusak ringan, namun tak sampai memakan korban. Beberapa bangunan tersebut antara lain Gedung Taspen, Pagar Rutan di Krueng Raya dan Kampus Politeknik.

"Untuk korban meninggal akibat reruntuhan bangunan akibat gempa juga tidak ada. Hanya saja ada korban yang meninggal bertepatan di saat gempa, itu di karenakan mengalami penyakit kronis seperti jantung, seperti di Banda Aceh satu orang, Aceh Besar dua orang, Lhokseumawe satu orang, dan Aceh Barat Daya satu orang. Mereka meninggal diakibatkan serangan jantung dan rata-rata yang meninggal tersebut berusia 60-70 tahun," katanya. []

  • Uncategorized

Leave a Reply