Bocah penjual ubi ini jadi martir revolusi di Mesir

PEGIAT Mesir mengibarkan tanda berduka sekaligus memberi penghormatan pada simbol perjuangan revolusi, seorang bocah berumur 10 tahun bernama Omar Salah ditembak mati oleh tentara pemerintah di Ibu Kota Kairo.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Jumat (15/2) Omar berdagang ubi di sekitar Tahrir untuk menyokong keuangan keluarganya. Sedang mencari rejeki tubuh kecilnya ditembak oleh tentara Mesir di garis aman dekat kedutaan Amerika Serikat pekan lalu.

Juru bicara militer Ahmad Ali secara resmi meminta maaf pada pihak keluarga Omar. Dalam pernyataan di jejaring sosial Facebook pihak keamanan mengaku hal itu tidak disengaja.

"Angkatan bersenjata negara ini tetap berkomitmen mengikuti prosedur penanganan huru hara yang benar," katanya.

Pihak tentara Mesir menyadari tanggung jawab hukum dan moral pada Omar dan keluarganya. Pelaku telah dikirim untuk menjalani pengadilan militer dan penyelidikan.

Sejumlah pegiat jejaring sosial juga mengunggah foto mayat Omar dan membuat laman Kita Semua Martir Omar Salah. Laman ini langsung meraih simpati dan dukungan.[] sumber : merdeka

  • Uncategorized

Leave a Reply