BI belum puas suku bunga bank hanya turun 3 persen per tahun

BANK Indonesia mencatat, suku bunga kredit perbankan rata-rata hanya turun sebesar 3,33 persen dalam beberapa tahun terakhir. Besaran penurunan diakui belum memuaskan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, bank sentral akan mendorong tingkat efisiensi perbankan agar suku bunga menjadi lebih baik.

"Sudah ada perbaikan, tapi belum puas. Data-data yang sudah dicapai dibanding dengan negara-negara lain masih belum cukup terkait kinerja suku bunga," ujar Perry di Komisi XI DPR RI, Senin 8 April 2013.

Bank sentral mencatat posisi suku bunga kredit pada 2008 rata-rata sebesar 15,39 persen. Pada 2009 turun menjadi 14,37 persen. Pada 2010 kembali turun ke level 13,24 persen. Akhir 2011, suku bunga kredit tercatat rata-rata berada di level 12,74 persen, dan tahun lalu rata-rata suku bunga kredit berada di level 12,06 persen.

Perry memaparkan, untuk suku bunga kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi, sepanjang 2012 menurun masing-masing sebesar 76 basis poin (bps), 66 bps dan 57 bps. Sementara rata-rata suku bunga deposito rupiah dengan jangka waktu satu bulan, dalam setahun turun sebesar 76 bps menjadi 5,59 persen.

Menurutnya, rentang (spread) suku bunga rupiah perbankan, dari suku bunga kredit dibandingkan suku bunga deposito satu bulan, mencapai 6,47 persen pada Desember 2012. Sedikit lebih tinggi dibanding Desember 2011 yang mencapai 6,39 persen.

"Ini akan kita dorong daya saing kita, meningkatkan efisiensi kita sehingga dalam jangka panjang suku bunga akan turun," tutur Perry.[] sumber : merdeka

  • Uncategorized

Leave a Reply