BI akui intervensi stabilisasi Rupiah

BANK Indonesia mengaku melakukan intervensi terhadap pergolakan nilai tukar Rupiah yang melemah setelah penurunan outlook Indonesia oleh lembaga rating S&P, dari positif menjadi stabil.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, BI juga masih memberi tanda (signal) untuk melakukan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

"Kita intervensi valas di pasar, dan pagi ini kita kasih signal untuk stabilisasi rupiah sesuai fundamentalnya," kata Perry di Gedung Bank Indonesia, Jumat 3 Mei 2013.

Setelah mengalami pergolakan pasca pengumuman outlook Indonesia oleh S&P, Rupiah mulai stabil.

"Pasar mulai stabil setelah kemarin pengumuman S&P. Kita yakin, kemarin itu lebih kepada reaksi sesaat terhadap pengumuman rating dari S&P. Kuotasi pasar sekitar Rp 9.735 – Rp 9.745 setelah itu bergerak relatif stabil. Ini memberikan keyakinan kepada kita, tekanan kemarin itu bersifat sesaat," kata Perry.

Menurut kurs tengah BI, hari ini Rupiah ditutup di level Rp 9.740 per dollar AS. Rupiah sempat mengalami penguatan di level Rp 9.721 per dollar AS.[] sumber : merdeka

  • Uncategorized

Leave a Reply