Beli mobil mewah Rp1 miliar, Luthfi bawa uang satu kardus

Kepala montir di DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Agus Trihono mengaku pernah dimintai pendapat seputar mobil oleh Luthfi Hasan Ishaaq. Sebelum membeli mobil, mantan Presiden PKS itu lebih dulu berkonsultasi pada Agus.

Sebut saja dua unit mobil Volvo XC 60 dan VW Caravelle. Tiga mobil pabrikan Eropa milik Luthfi itu merupakan rekomendasi Agus. Luthfi Hasan Ishaaq diketahui pernah membeli mobil Volvo XC 60 T5 dan Volvo XC T6 pada 18 April 2012. Untuk Volvo XC 60 T5 dibanderol seharga Rp710 juta, sedangkan Volvo XC T6 seharga Rp1,25 miliar.

Namun hanya satu unit yang dibayarkan hingga lunas, yaitu Volvo XC 60 T5. Mobil tersebut kemudian diserahkan ke Soeripto, mantan anggota Majelis Syuro PKS. Sementara Volvo XC 60 T6 batal dipesan karena berkas pemesanannya disita KPK.

Untuk mobil VW Carevelle, Luthfi meminta Agus Trihono untuk memesan di dealer Indomobil pada 21 Mei 2012. Mobil pabrikan Jerman itu dibanderol seharga Rp1,098 miliar. Luthfi meminta Agus untuk mengurus pembayaran mobil tersebut dengan memberikan uang DP sebesar Rp15 juta. Selanjutnya, Luthfi menyerahkan uang pembayaran kedua pada 25 Mei 2012 sebesar Rp10 juta.

Dan pada 25 Juni 2012, Luthfi menyerahkan uang dalam kardus coklat kepada Agus Trihono di DPP PKS. Setelah dihitung berjumlah Rp999,6 juta. "Itu untuk pelunasan," kata Agus saat bersaksi di persidangan, Kamis 24 Oktober 2013.

Agus juga mengungkapkan, Luthfi meminta agar mobil tersebut diatasnamakan Ali Imran. Ali diketahui adalah supir Luthfi Hasan.

Bukan mobil mewah

Bagi Agus, mobil VW Caravelle yang dibeli Luthfi Hasan bukan tergolong mobil mewah, meski harganya mencapai Rp 1,098 miliar.

Ia sengaja merekomendasikan mobil tersebut sesuai kebutuhan Luthfi sebagai Presiden PKS dalam melayani tamu-tamu DPP PKS. "Untuk di Indonesia mungkin mewah. Kalau di negaranya tidak mewah karena buat ambulans," ucapnya.

Ketua Majelis Hakim Gusrizal heran saksi Agus menyebut mobil seharga Rp1,098 miliar tidak tergolong mewah. Padahal untuk mendapatkan warna mobil itu saja harus pesan jauh-jauh hari.

Sebaliknya kata dia, mobil yang tak tergolong mewah harganya berkisar Rp100-200 juta. "Kita bukan patokan harga. Yang dibutuhkan mobil yang luas, yang nyaman. Yang bisa muat banyak," ujar Agus.

Celakanya, ketika Luthfi dicokok KPK karena terjerat kasus suap impor daging sapi, mobil tersebut ikut disita KPK. "Setelah terdakwa ditangkap, saya dan Mahfudz (Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurahman) bertemu untuk membuat kesepakatan: mobil VW Caravelle adalah inventaris partai. Karena kemungkinan saya dipanggil (KPK), karena saya yang tahu pembelian," paparnya. [] sumber: viva.co.id

  • Uncategorized

Leave a Reply