Begini cara Mesir menilai janda teladan

SEORANG ibu mendapat predikat Janda Teladan di Mesir karena berhasil mengantarkan anak-anaknya menyelesaikan pendidikan tinggi.

Janda teladan utama diraih Nagah Abdel Aziz dari Kota Kairo yang kelima anaknya semua menyelesaikan pendidikan sarjana.

Posisi kedua diraih tiga janda, yaitu Fatimah Ibrahim Al Sayed dari Provinsi Sharqiyah, Saad Salim dari Provinsi Qalyubiah, dan Wafa Hamid Yahya dari Provinsi Garbiyah.

Fatimah dinilai berhasil mendidik ketiga putrinya masing-masing tamat kedokteran, insinyur dan bidang sastra, sementara Saad Salim mengantarkan tiga anaknya tamat kuliah termasuk kedokteran.

Adapun Wafa Hamid membawa semua tiga anaknya sarjana dan penghafal Al Quran, yaitu putranya meraih gelar doktor di bidang kimia, dan putrinya dekan fakultas kedokteran di salah satu universitas setempat dan satu lagi sarjana jurusan pendidikan.

Janda teladan ketiga juga diraih tiga orang orang, yaitu Tahiyah Al Muhammadi dari Provinsi Monefia dann Asma Abdel Rahman dari Provinsi Dakhaliya dan Sayedah Abdel Hamid dari Provinsi Bani Suwef.

Menteri Sosial Mesir Nagwa Khalil dalam wawancara dengan jaringan televisi Nile TV pada Senin, menjelaskan penghargaan untuk janda teladan itu sebagai upaya memberdayakan perempuan Mesir.

"Mesir sedang memasuki era baru pasca revolusi 25 Januari. Oleh karena itu, pemberian penghargaan janda teladan ini merupakan salah satu upaya memberdayakan perempuan," katanya.

Menteri Nagwa juga memberikan penghargaan terhadap 12 janda teladan tingkat provinsi. | sumber: antaranews.com

  • Uncategorized

Leave a Reply