BBC peroleh kesaksian serangan kimia di Suriah

BBC telah diperlihatkan bukti yang tampaknya menguatkan laporan-laporan adanya serangan kimia di Suriah bulan lalu.

Wartawan BBC Ian Pannell yang berkunjung ke kota Saraqeb diberi tahu oleh para saksi mata bahwa helikopter-helikopter pemerintah menjatuhkan setidaknya dua alat berisi gas beracun.

Para saksi mata menuturkan Saraqeb mengalami serangan pada 29 April dari arah posisi-posisi pasukan pemerintah.

Beberapa dokter yang bekerja di rumah sakit setempat mengatakan mereka merawat delapan orang yang menderita kesulitan nafas. Sebagian dari mereka muntah-muntah dan pupil mata sebagian lainnya mengerut.

Pemerintah menolak tegas tudingan telah menggunakan senjata kimia. Kelompok pemberontak juga menyanggah telah menggunakan senjata kimia.

Sejumlah video yang diberikan kepada BBC tampak menguatkan klaim-klaim tersebut, tetapi tidak mungkin melakukan verifikasi secara independen.

Salah seorang pasien yang dirawat, Maryam Khatib, meninggal dunia. Putra Maryam Khatib, Mohammed berlari menuju lokasi serangan untuk menolong ibunya. Ia mengalami luka-luka dalam serangan.

"Baunya busuk sekali, menyesakkan. Anda tidak bisa bernafas sama sekali. Anda merasa seperti mati. Anda bahkan tidak bisa melihat. Saya tidak bisa melihat apapun selama tiga atau empat hari," kata Mohammed Khatib kepada BBC.

Seorang dokter yang merawat Nyonya Khatib mengatakan gejala-gejala yang timbul sesuai dengan keracuran organophosphate. Menurutnya, sampel-sampel telah dikirim untuk diteliti. | sumber: bbc indonesia

  • Uncategorized

Leave a Reply