Bawang merah mulai langka di Aceh Utara, harga bervariasi

PERSEDIAAN bawang merah di sejumlah pasar Aceh Utara sejak empat hari terakhir semakin menipis, bahkan mulai langka. Dari stok yang ada, kualitasnya sangat buruk dengan harga bervariasi. Ada pedagang yang menjual hingga Rp60 ribu per kilogram.
 
Sulaiman, 38 tahun, pedagang bumbu dapur di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Kamis, 11 April 2013, mengatakan, saat ini harga bawang merah Rp40ribu dan bawang bombay Rp30 ribu per kilogram.
 
Sedangkan Saiful, 32 tahun, pedagang bumbu dapur di pasar kota Lhoksukon menyebutkan sejak tiga hari lalu harga bawang merah naik menjadi Rp45 ribu, bawang putih turun menjadi Rp30 ribu.
 
“Sama sekali tidak ada pasokan bawang merah, beberapa pedagang sudah habis total. Saya saja hanya ada bawang merah sisa dengan kualitas rendah, tapi mau bagaimana lagi, hanya itu yang ada,” ujar Saiful.
 
Saiful mengaku ia dan pedagang lainnya sudah berusaha mencari bawang merah hingga ke Lhokseumawe, tapi memang tidak ada stok sama sekali.
 
Naiknya harga bawang merah membuat kaum ibu rumah tangga mengeluh. Seperti diutarakan Nuraida, 47 tahun, warga kota Lhoksukon. Kata dia, sejak harga bawang merah tidak karuan, ia terpaksa harus memperirit pemakaian.
 
“Hari ini saja saya hanya membeli 1 ons bawang merah dengan harga Rp 6 ribu atau Rp60 ribu sekilo. Belakangan baru saya ketahui ada pedagang yang masih menjual Rp4.500 per ons atau Rp45 ribu per kilo,” ujarnya.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply