Batal Senin, Presiden SBY ke Bener Meriah hari Selasa

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan meninjau dampak gempa di Aceh Tengah dan Bener Meriah pada Selasa, 9 Juli 2013. Sebelumnya, beredar informasi presiden akan ke sana pada Senin, 8 Juli.

Jadwal baru itu disampaikan lewat akun twitter presiden @SBYudhoyono pada Minggu sore, 7 Juli.

"Presiden SBY pelajari laporan gempa Aceh. Pd 9 Juli 2013, beliau akan tinjau pusat bencana di Kab Bener Meriah, Aceh."

Sementara itu, informasi yang diperoleh ATJEHPOSTcom dari beberapa sumber terpercaya di lapangan, menyebutkan Presiden SBY akan berangkat dari Jakarta pada pukul 06.00 WIB dan akan tiba di Bandara Malikussaleh Lhokseumawe pada pukul 08. 45 WIB.

Perjalanan ke Gayo kemudian dilanjutkan dengan menggunakan Helikopter. Kata sumber tersebut, presiden akan langsung mendarat di Helly Pad Desa Rejewali, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.

"Diperkirakan tiba di Aceh Tengah pukul 09.50 WIB," katanya.

Setelah dari dari Desa Rejewali, Presiden kemudian melanjutkan peninjauan ke sejumlah lokasi pengungsi. Rencana Presiden SBY akan melihat langsung pengungsi yang berada di posko Kuteglime, Blang Mancung.

"Diusahakan pukul 11.00 WIB sudah take off lagi dari Helly Pad Rejewali menuju Bandara Malikussaleh Lhokseumawe. Tiba pukul 11.20, kemudian Presiden SBY melanjutkan perjalanan kembali menuju Jakarta," kata sumber ATJEHPOSTcom.

Sebelumnya, saat telekonferensi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, presiden yang sedang berada di Istana Bogor mengatakan kepada Syamsul yang sedang di Bener Meriah,"Mungkin Senin saya ke sana, Selasa kembali, satu hari saja. Danrem amankan jangan terganggu kedatangan saya. Semua proses bisa berjalan dengan baik," ujar SBY seperti dilansir merdeka.com.

Dari pemerintah Provinsi Aceh, diperoleh informasi  yang menyebutkan telah menerima agenda Presiden SBY selama berada di Bener Meriah pada Selasa mendatang. Sumber terpercaya yang tak mau namanya disebut ini mengatakan, persiapan kedatangan SBY terus dilakukan.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana, hingga MInggu 7 Juli gempa di dataran tinggi Gayo telah menyebabkan 40 orang meninggal, 63 orang luka berat masih dirawat di rumah sakit, 2.362 orang rawat jalan, dan pengungsi mencapai 22.125 orang. "Kerusakan rumah mencapai 15.919 unit sedangkan 623 unit bangunan fasilitas umum mengalami kerusakan,” kata Kepala  Pusat Data Informasi dan Humas BNPB DR. Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya. (Lihat:  Update terakhir korban gempa Gayo dari BNPB hingga Minggu) []

  • Uncategorized

Leave a Reply