Bappeda Lepas Tangan Soal Peralihan Dana Masjid ke Lapangan Golf?

KEPALA Badan Perencana dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, Profesor Abubakar Karim, dinilai lepas tangan terkait kasus pengalihan dana perluasan Masjid Raya Baiturrahman ke lapangan golf.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Legislasi DPR Aceh, Abdullah Saleh, kepada ATJEHPOSTcom, Selasa 1 Juli 2014.

“Sebenarnya tidak boleh perubahan DIPA tanpa sepengetahuan Bappeda sebagai Instansi perencana Pembangunan sekaligus Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA),” kata Abdullah Saleh.

Dengan adanya dua status tadi, kata Abdullah Saleh, maka aneh jika Bappeda mengaku tidak mengetahui pengalihan dana perluasan Masjid Raya Baiturrahman ke lapangan golf.

“Kalau benar kejadian seperti yang diberitakan ini, berarti mereka telah membuat dokumen anggaran dalam bentuk DIPA secara tidak sah dan inilah yang saya katakan tindak pidana,” ujar polisi Partai Aceh ini lagi.

Sementara itu, saat ditanya apakah statemen Abubakar Karim cenderung lepas tangan terkait peralihan dana masjid ke lapangan golf? Abdullah Saleh mengatakan,”Ya. Semestinya tidak begitu.”

Sebelumnya diberitakan, Kepala Bappeda Aceh,  Profesor Abubakar Karim, mengaku tidak mengetahui adanya pengalihan dana perluasan Masjid Raya Baiturrahman ke Lapangan Golf. Abubakar juga mengatakan pengalihan dana tersebut sepenuhnya tanggungjawab Dinas Cipta Karya Aceh.

 “Ya, minta penjelasan ke Cipta Karya, karena saya tidak tahu dana itu dialihkan,” kata Abubakar.

  • Uncategorized

Leave a Reply