Banyaknya Tahanan Kabur, Ini Kata Kanwil Depkumham Aceh

BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Aceh, Yatiman Eddy menyatakan banyaknya kasus narapidana dan tahanan kabur dari Rutan dan Lembaga Pemasyarakatan disebabkan karena mental petugas yang berada di lapangan.

Menurut Yatiman, petugas Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan terlalu dekat dengan para tahanan sehingga menimbulkan hubungan yang kemudian para tahanan menjadikan petugas sebagai alat untuk kabur.

"Psikologi hubungan antara petugas dengan narapidana dan tahanan yang menjadi masalah, saat ini antara keduanya terlalu dekat," ujar Yatiman Eddy kepada ATJEHPOST.com di Banda Aceh, Rabu 5 Desember 2012.

Yatiman mencontohkan kasus terakhir yaitu kaburnya satu tahanan dari Lapas kelas IIA Lhokseumawe pada hari Minggu, 2 Desember 2012. Kasus tersebut terjadi hampir bersamaan dengan kaburnya delapan tahanan dan narapidana dari Rutan Lhoksukon Aceh Utara.

Menurut Yatiman, yang terjadi di Lhokseumawe adalah kelalaian dan juga kesenagajaan dari petugas Lapas.

Saat ini, kata Yatiman, sejak terungkapnya beberapa kasus kaburnya narapidana dan tahanan, Kanwil Hukum dan HAM Aceh sudah melakukan penjagaan yang ketat di setiap Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan. "Petugas yang terbukti akan kita tindak langsung. Baik itu mutasi atau tindakan lainnya, menurut aturan yang berlaku yaitu PP nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Kepegawaian," kata Yatiman Eddy. []

  • Uncategorized

Leave a Reply