Banyak Pria Saudi Nikahi Pembantu Sebagai Istri Kedua

Banyak Pria Saudi Nikahi Pembantu Sebagai Istri Kedua

Banyak pria Saudi yang diam-diam jatuh cinta kepada pembantu dan memutuskan menikahi mereka. Lebih mengejutkan lagi, para istri sama sekali tak curiga jika suaminya itu jatuh cinta pada pembantu.

Sebagian besar pembantu yang banyak memikat pra Saudi itu berasal dari Asia. Mereka biasanya dijadikan istri kedua oleh majikannya.

Seorang ibu rumah tangga, Areej termasuk salah satu yang mengalami kejadian itu. Dia awalnya tidak curiga dengan gerak-gerak suami dan pembantunya.

Areej masih ingat saat pertama kali pembantunya yang bernama Rita datang ke rumahnya. Areej sangat baik padanya bahkan memperlakukannya dengan hormat dan tidak pernah memberinya banyak pekerjaan.

Namun Areej tidak berpikir jika pembantunya bisa “mencuri” suaminya. Areej masih yakin dengan janji suaminya yang tidak akan pernah menyukai pembantu dan selalu menghindari kontak dengan Rita.

“Namun, Areej melihat sesuatu yang mencurigakan tentang hubungan suaminya dengan pembantu. Dia sangat yakin bahwa ada sesuatu yang terjadi di antara mereka,” katanya kepada Saudi Gazette seperti dikutip Dream Selasa, 6 Oktober 2015.

Sampai suatu ketika, Areej mulai menaruh curiga dan memulangkan Rita ke tanah airnya. Lima bulan kemudian, Rita ternyata kembali ke Arab Saudi. Namun kali ini Rita bukan lagi menyandang status pembantu. Rita sudah menjadi istri kedua dari suami Areej.

“Areej benar-benar terkejut. Dia tidak bisa mengerti mengapa suaminya menikahi pembantu. Apakah ada sesuatu yang salah dengan dirinya yang membuat suaminya membuat keputusan seperti itu atau suaminya yang memiliki masalah?” tulis media Arab Saudi itu.

Pengalaman serupa dialami seorang ibu rumah tangga lainnya Samira Abdulmohsin. Dua bulan setelah kedatangan pembantunya, ia melihat ada hubungan antara suami dan pembantu, yang akhirnya menikah.

“Saya tidak pernah menduga jika pembantu itu mengambil suami saya. Dia benar-benar melakukan kecurangan pada saya dan saya tahu tentang hal itu. Apa yang dia lihat dalam diri pembantu itu? Saya tidak mengerti. Dia tidak cantik atau kulitnya bersih,” kata Samira.

Perempuan lainnya Badriya Khalid, mengatakan sebagian besar ibu rumah tangga lupa jika pembantu wanita juga memiliki perasaan dan cita-cita untuk menikah dengan seorang pria yang kaya raya. “Setiap kali suami saya mengatakan hal-hal baik untuk saya, pembantu kami terlihat cemburu. Saya juga pernah memergoki pembantu itu menggunakan make-up dan memakai gaun saya,” katanya.

Harian berbahasa Arab ‘Al Riyadh‘ mengutip mantan profesor sosiologi di King Abdulaziz University Dr Abu Bakr Baqadir mengatakan jika beberapa suami memiliki ‘kepribadian yang rumit’ dan menginginkan perhatian yang sangat besar dari istri mereka.

“Perhatian besar yang saya maksud adalah norma-norma yang diterima di masyarakat seperti mencuci pakaiannya, memasak makanan favoritnya dan menjaga penampilannya. Jika istri gagal memberikan jenis perhatian ini, suami pasti akan mulai berpikir tentang pembantunya,” katanya.[] Sumber: dream.co.id

Foto ilustrasi

Leave a Reply