Banjir Melanda, Warga Langkahan Mengungsi ke Bukit Bidadari

LANGKAHAN –Sebanyak 25 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Bidadari dan Dusun Tanah Merah, Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, terpaksa harus mengungsi ke balai desa dan bukit di pemukiman setempat, Rabu 21 November 2012 sekitar pukul 19.00 WIB. Pasalnya kampung mereka dilanda banjir akibat meluapnya Krueng Arakundo. Ketinggian air mencapai 1,2 meter.

Keuchik Desa Leubok Pusaka, Alimat, kepada ATJEHPOST.com, via telfon seluler mengatakan, banjir masuk ke pemukiman penduduk sejak pukul 17.00 WIB.

 “Ketinggian air terus naik, tadi sore 80 centimeter, namun kini sudah mencapai 1,2 meter. Di Dusun Bidadari terdapat 10 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi ke balai desa. Sedangkan di Dusun Tanah Merah terdapat 15 KK yang mengungsi ke atas Bukit Bidadari,” ujarnya.

Sejauh ini, belum ada dapur umum. Hal itu telah dilaporkan kepada Camat Langkahan untuk ditindaklanjuti.

Camat Langkahan, T Nadir Syah dalam pesan singkatnya kepada wartawan menjelaskan, terdapat 32 kepala keluarga (KK) dari Desa Leubok Pusaka dan Desa Buket Linteung yang mengungsi. Sementara rumah yang terendam mencapai 140 KK. Nazir mengatakan, ia telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara.

Pengalaman sebelumnya, Krueng Arakundo meluap lantaran tingginya aktivitas illegal logging di pedalaman hutan Aceh Utara, Bener Meriah dan Aceh Timur.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply