Banjir bandang di Cina, lebih dari 200 orang tewas dan hilang

HUJAN lebat disertai tanah longsor yang disebabkan angin topan di Cina Selatan telah mengubur rumah-rumah dan kendaraan. Lebih dari 200 orang tewas dan hilang akibat bencana itu.

Seperti dikutip Al Jazeera, Kantor pengendalian banjir lokal setempat menyebutkan, sembilan orang tewas di Provinsi Hunan. Di Provinsi  Guangxi, tiga orang tewas pada hari Minggu akibat tanah longsor di dekat kota Wuzhou.

Hujan yang terjadi sejak sepekan terakhir disertai angin topan Utor telah mengakibatkan banjir bandang di Hunan, Guangxi, dan Guangdong. Di Guangdong, 22 orang tewas dan beberapa orang hilang sejak provinsi itu dilanda banjir besar pada Jumat lalu.

Sejak Selasa pagi, sekitar 105 orang dilaporkan tewas serta 115 lainnya hilang.

Hujan deras juga menyebabkan aliran sungai Nei di timur laut Liaoning meluap dekat kota Fushun. Banjir luapan itu menyapu rumah, jalan dan fasilitas umum. Sedikitnya 54 orang tewas dan 97 lainnya hilang.

Musibah banjir bandang yang telah melanda negeri tirai bambu selama musim panas ini telah membawa dampak kerusakan lebih besar di beberapa kota.[] (rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply