Balai pembibitan sapi Aceh raih sertifikat ISO

BALAI Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Sapi Aceh meraih sertifikat manajemen mutu ISO 90001 2008 yang diberikan lembaga sertifikasi asal Australia, SAI Global.

"Sertifikat ini diberikan berdasarkan penilaian pelayanan Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Sapi Aceh. Artinya, pelayanan di balai ini telah memenuhi standar internasional," kata Kepala BPTU Sapi Aceh drh Muchti MP di Banda Aceh, Jumat 1 Maret 2013.

Menurut dia, sertifikat standar mutu yang diberikan tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran BPTU Sapi Aceh. Semua itu diraih berkat dukungan kalangan masyarakat Aceh dan pemerintah daerah.

Ia mengatakan, sertifikat tersebut diberikan setelah lembaga sertifikasi dari negeri kanguru tersebut menilai pelayanan yang dilakukan BPTU Sapi Aceh, seperti standar pembibitan, pemeliharaan, maupun pelayanan lainnya.

Dari sembilan balai pembibitan ternak unggul di Indonesia, kata dia, ada beberapa di antaranya yang sudah mendapat sertifikat ISO 90001 2008, salah satunya Aceh.

"Apa yang telah diraih ini menjadi motivasi kami untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada kalangan masyarakat di Provinsi Aceh serta membantu pemerintah daerah melahirkan ternak bermutu tinggi di daerah ini," kata Muchti.

BPTU Sapi Aceh bernaung di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Hingga saat ini, BPTU Sapi Aceh memiliki 619 ekor hewan ternak.

BPTU Sapi Aceh yang berlokasi di Desa Reukih Dayah, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, menempati lahan 430 hektare. Sekitar 30 persen lahan merupakan perbukitan dan semak belukar, selebihnya kebun rumput.

"Dari luas lahan tersebut, sekitar 49 hektare dijadikan untuk gembala dan 80 hektare untuk rumput potong yang merupakan sumber pakan ternak," kata Muchti.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply