Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Pendidikan Rp 1,1 Miliar

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Pendidikan Rp 1,1 Miliar

BANDA ACEH – Baitul Mal Aceh menyalurkan bantuan pendidikan untuk mahasiswa DIII dan S1 yang sedang menyelesaikan tugas akhir senilai Rp 1,1 miliar. Bantuan ini diberikan untuk mahasiswa dari keluarga miskin pada 21 universitas dan lembaga pendidikan di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kepala Baitul Mal Aceh, Dr Armiadi Musa, MA, mengatakan ada 550 mahasiswa dan mahasiswi yang mendapatkan bantuan pendidikan dari senif Ibnu Sabil. Setiap mahasiswa diberikan sebanyak Rp 2 juta per orang.

“Tahun ini nominalnya lebih besar dari pada dari tahun 2014. Sebelumnya hanya Rp 1,5 juta per orang, namun tahun ini kita berikan Rp 2 juta per orang,” ujar Armiadi di sela-sela penyerahan bantuan pendidikan DIII dan S1 di kantor Baitul Mal Aceh, Selasa, 26 Mei 2015.

Ia mengatakan bantuan pendidikan ini merupakan salah satu program unggulan Baitul Mal Aceh dalam bidang pendidikan. Masih ada beberapa jenis bantuan pendidikan lain yang diberikan Baitul Mal Aceh selama ini.

Armiadi berharap kepada penerima bantuan pendidikan agar dapat menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan membuat tugas akhir studi. Dana itu tidak diizinkan untuk membeli kebutuhan yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan.

Dia mengatakan model perekrutan penerima bantuan dana ini melalui universitas masing-masing. Baitul Mal Aceh menyurati pihak universitas untuk mengirimkan data mahasiswa dari keluarga miskin yang berhak menerima bantuan. Kemudian, kata dia, Baitul Mal melakukan verifikasi. Armiadi berharap universitas memberikan data mahasiswa yang betul-betul dari kelurga miskin.

“Dengan adanya bantuan ini, mahasiswa bisa dengan segera menyelesaikan kuliahnya, dan dapat melanjutkan ke tingkat pendidikan selanjutnya. Namun yang lebih penting tetap taat kepada Allah dan suatu saat mereka menjadi muzakki,” katanya.

Selama ini ada beberapa tipe bantuan pendidikan yang disediakan Baitul Mal Aceh. Ada beasiswa penuh seperti Tahfidz Quran, beasiswa penuh anak muallaf tingkat SLTA di daerah rawan aqidah dan beberapa jenis beasiswa lain.

Kemudian ada bantuan pendidikan berkelanjutan yang diberikan kepada siswa tingkat SD, SLTP, dan SLTA yang berprestasi dan bantuan pendidikan untuk anak muallaf yang berdomisili di Aceh Besar dan Banda Aceh.

“Sedangkan satu tipe lagi yaitu bantuan pendidikan sekali waktu, seperti yang disalurkan ini dan bantuan biaya pendidikan bagi anak yatim yang kurang mampu tingkat SD sampai SLTP,” kata Armiadi.

Penyaluran beasiswa DIII dan S1 ini dilaksanakan di kantor Baitul Mal Aceh. Saat penyerahan secara simbolis turut disaksikan perwakilan universitas, Dewan Pertimbangan Syariah (DPS), Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, dan kepala sekretariat, Ramli Daud.[]

Leave a Reply