Azan akhirnya berkumandang di masjid Swedia

MASYARAKAT Muslim di Swedia akhirnya bisa mendengar kumandang azan melalui pengeras suara. Momentum bersejarah itu terjadi untuk pertama kalinya pada 11 April 2013. Yang membuat momen ini terasa istimewa kumandang azan ini bertepatan dengan pelaksanaan shalat Jumat.

Ketua Islamic Cener Botkyrka, Ismail Okur, menyatakan momentum ini sangat dinantikan Muslim Swedia yang begitu rindu dengan kumandang azan. "Jujur, saya sangat bahagia," katanya seperti dikutip Sveriges Radio.

Menurut Okur, peristiwa ini sangat bersejarah karena perjuangan komunitas Muslim terbayar lunas. Islam dan Muslim diakui pemerintah Swedia.

Okur menambahkan, azan pertama tersebut dilakukan setelah kekurangan teknis di masjid tersebut diselesaikan.

Muslimin Stockholm telah mengajukan perizinan adzan tersebut bulan Januari lalu kepada pemerintah kota. Sederhana, mereka hanya meminta dispensasi untuk melantunkan azan sebelum shalat Jumat.

Dewan Kota Stockholm pun kemudian menyelenggarakan pungutan suara terkait adzan tersebut. Hasilnya, suara bulat setuju panggilan shalat bagi Muslimin dikumandangkan dari menara masjid.

Secara terpisah, aparat kepolisian Botkyra telah mengizinkan kumandang azan menggunakan pengeras suara. Namun, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, kepolisian akan melakukan pengawasan.

Seperti dilansir Worldbulletin.net, kepala kepolisian Stockholm, Gunnar Edeland, juga menyatakan bahwa pembacaan azan dari menara untuk shalat Jumat tidak menimbulkan kerugian terkait ketertiban umum dan lalu lintas.

Azan tersebut dilakukan antara pukul 12.00 hingga 13.00 sekitar tiga sampai lima menit. Berdasarkan Waktu Indonesia Barat (WIB) azan tersebut akan berlangsung antara pukul 17.00 hingga 18.00. | sumber: republika.co.id

  • Uncategorized

Leave a Reply