Author: NATIONAL GEOGRAPHIC

Inikah Penyebab Dinosaurus Punah?

Inikah Penyebab Dinosaurus Punah?

Kombinasi bencana serangan asteroid yang diikuti dengan letusan gunung berapi besar di belahan bumi lain membinasakan dinosaurus dan berbagai hewan lain 66 juta tahun lalu.

Kesimpulan tersebut dikatakan oleh ilmuwan dengan adanya presisi baru kedekatan tanggal kedua bencana ini: asteroid berukuran sekitar 10 km yang menghantam daerah Yucatan di Meksiko dan letusan kolosal di India.

Kedua peristiwa tersebut membuat bumi bergolak dengan menghamburkan debu, abu dan asap berbahaya seperti karbon dioksida dan sulfur dioksida ke udara, mengubah iklim dan membunuh sekitar 75 persen dari semua spesies dan menjadi satu kepunahan massal terburuk bumi.

Para peneliti mengatakan bahwa serangan asteroid terjadi sekitar 66,04 juta tahun lalu. Saat itu, erupsi di wilayah yang disebut Deccan Traps sudah berlangsung pada intensitas rendah, namun secara dramatis dipercepat sebagai dampak kuat karena dipicu serangan asteroid.

“Dua peristiwa ini terjadi secara simultan,” ujar ahli vulkanologi, Loÿc Vanderkluysen dari Drexel University di Philadelphia.

“Proses keduanya secara bersamaan menyebabkan kepunahan,” tambah Paul Renne, direktur Berkeley Geochronology Center.

Para ilmuwan selama sekitar 35 tahun telah memperdebatkan manakah dari kedua bencana ini yang menjadi penyebab kepunahan.

“Perdebatan telah berlangsung lama,”kata Renne. “Sekarang, saatnya untuk menolak salah satu penyebab atau yang lainnya. Mereka jelas sekali terjadi di waktu yang bersamaan dan keduanya berkontribusi dalam kepunahan,” tambahnya.

“Asteroid kira-kira seukuran Manhattan yang menghantam bumi cukup membuat trauma. Kemudian diikuti oleh erupsi gunung berapi terbesar yang pernah ada di Bumi dalam waktu 60 juta tahun. Pasca dua peristiwa itu akan diikuti dengan 4.000 abad perubahan iklim, pengasaman laut dan hujan asam,” Vanderkluysen menambahkan.

“Kita sebagai manusia tidak aka nada di sini jika dinosaurus tidak punah. Kepunahan di akhir periode Cretaceous membuka jalan bagi mamalia untuk menjadi hewan darat yang dominan,” kata

Kombinasi bencana serangan asteroid yang diikuti dengan letusan gunung berapi besar di belahan bumi lain membinasakan dinosaurus dan berbagai hewan lain 66 juta tahun lalu.

Kesimpulan tersebut dikatakan oleh ilmuwan dengan adanya presisi baru kedekatan tanggal kedua bencana ini: asteroid berukuran sekitar 10 km yang menghantam daerah Yucatan di Meksiko dan letusan kolosal di India.

Kedua peristiwa tersebut membuat bumi bergolak dengan menghamburkan debu, abu dan asap berbahaya seperti karbon dioksida dan sulfur dioksida ke udara, mengubah iklim dan membunuh sekitar 75 persen dari semua spesies dan menjadi satu kepunahan massal terburuk bumi.

Para peneliti mengatakan bahwa serangan asteroid terjadi sekitar 66,04 juta tahun lalu. Saat itu, erupsi di wilayah yang disebut Deccan Traps sudah berlangsung pada intensitas rendah, namun secara dramatis dipercepat sebagai dampak kuat karena dipicu serangan asteroid.

“Dua peristiwa ini terjadi secara simultan,” ujar ahli vulkanologi, Loÿc Vanderkluysen dari Drexel University di Philadelphia.

“Proses keduanya secara bersamaan menyebabkan kepunahan,” tambah Paul Renne, direktur Berkeley Geochronology Center.

Para ilmuwan selama sekitar 35 tahun telah memperdebatkan manakah dari kedua bencana ini yang menjadi penyebab kepunahan.

“Perdebatan telah berlangsung lama,”kata Renne. “Sekarang, saatnya untuk menolak salah satu penyebab atau yang lainnya. Mereka jelas sekali terjadi di waktu yang bersamaan dan keduanya berkontribusi dalam kepunahan,” tambahnya.

“Asteroid kira-kira seukuran Manhattan yang menghantam bumi cukup membuat trauma. Kemudian diikuti oleh erupsi gunung berapi terbesar yang pernah ada di Bumi dalam waktu 60 juta tahun. Pasca dua peristiwa itu akan diikuti dengan 4.000 abad perubahan iklim, pengasaman laut dan hujan asam,” Vanderkluysen menambahkan.

Mark Richards, ahli geofisika dari UC-Berkeley mengatakan, “Kita sebagai manusia tidak akan ada di sini jika dinosaurus tidak punah. Kepunahan di akhir periode Cretaceous membuka jalan bagi mamalia untuk menjadi hewan darat yang dominan.” [] sumber: National Geographic

Mengenal Sosok Berkepribadian Ganda di Lingkungan Anda

Mengenal Sosok Berkepribadian Ganda di Lingkungan Anda

PERNAHKAH Anda bertemu dengan seseorang yang kepribadiannya berbeda, sehingga Anda merasa berhadapan dengan 2 orang atau lebih?

Sebut saja misalnya namanya Ani. Orangnya lembut, tutur katanya halus, gerak geriknya anggun, dan dandanannya rapi. Modis. Pada kesempatan berikutnya, Anda bertemu Ani, tapi seolah-olah dia tidak kenal. Dia juga menyebutkan kalau namanya Mona.

Penampilan Mona beda dengan Ani. Mona senang mengenakan celana jeans. Bicaranya cepat, ramah, senang humor, dan cenderung kasar. Tatanan rambutnya pun berubah. Mona selalu mengikat rambutnya, sedangkan Ani membiarkan rambutnya terurai.

Beberapa waktu kemudian, si Ani alias Mona ini bertemu dengan Anda lagi. Ternyata penampilannya beda. Dia menggunakan baju minim, high heels, sexy, ber-make up tebal. Cara bicaranya pun lain. Terkesan menggoda. Dia mengenalkan diri bernama Susi. Pusing enggak? Kok bisa ya ada orang seperti itu? Apa yang terjadi padanya?

Dulu istilah kepribadian ganda (kepribadian terpecah/kepribadian majemuk atau Multiple Personality Disorder) dipergunakan, sekarang istilah itu berganti menjadi Gangguan Identitas Disosiatif (GID).

GID adalah gangguan kepribadian di mana seorang individu memiliki 2 (dua) atau lebih kepribadian yang berbeda atau kepribadian pengganti (Nevid, Rathus, & Greene, 2005). Masing-masing kepribadian itu mempunyai sifat dan ingatan yang spesifik dalam satu tubuh seseorang. Bahkan dalam beberapa kasus, kepribadian pengganti (disebut kepribadian alter), dapat menunjukkan rekaman EEG, reaksi alergi, pemeriksaan pupil dan sebagainya yang berbeda.

Salah satu contoh kasus GID telah dibukukan. Bukunya berjudul Sybil.Seorang perempuan muda yang memiliki masa kecil tidak menyenangkan dan terpecah menjadi 16 kepribadian. Kasus GID terbanyak yang pernah ditemukan adalah orang dengan 22 kepribadian dan sudah difilmkan (The Three Faces of Eve).

Ciri-ciri individu yang mengalami GID :

1. Sedikitnya ada dua kepribadian yang berbeda ada dalam diri seseorang, di mana masing-masing memiliki pola yang relatif kekal dan berbeda dalam mempersepsikan, memikirkan, dan berhubungan dengan lingkungan serta diri sendiri.

2. Orang dengan GID menampilkan dua atau lebih kepribadian pada situasi yang berbeda. Misalnya, ada laki-laki berusia 30 tahun. Kepribadiannya lemah, tidak mampu mengambil keputusan, rapuh, sensitif. Tapi dia juga memiliki kepribadian berbeda yaitu berani, cepat tanggap, tidak kenal kompromi, dan sebagainya. Kepribadian kedua itu (alter) akan muncul beberapa kali

3. Dua atau lebih dari kepribadian ini secara berulang mengambil kontrol penuh atas perilaku individu itu. Inangnya (kepribadian induk) ditinggalkan. Jadi perilaku individu itu sepenuhnya berada di dalam kendali kepribadian alter.

4. Ada kegagalan untuk mengingat kembali informasi pribadi penting yang terlalu substansial untuk dianggap sebagai lupa biasa. Kalau lupa biasa itu, misalnya lupa menaruh kunci mobil di mana, lupa pengalaman masa kecil waktu umur 5 tahun (sekarang umur 30 tahun), lupa minum obat (jadi dobel dosis), dan sebagainya.

5. Gangguan bukan disebabkan oleh efek-efek fisiologis atau kondisi medis secara umum. Maksudnya gangguan itu bukan karena penyakit fisik.

Perubahan itu bisa terjadi dalam waktu cepat dan bisa berlangsung lama. Kembali pada contoh di atas. Kepribadian inang (asli) adalah Ani. Nah, kalau si Mona yang muncul, bisa jadi si Mona itu mengambil alih kepribadian Ani untuk jangka waktu cukup lama sampai kepribadian lainnya merasa perlu untuk muncul. Biasanya karena ada peristiwa yang tidak mampu diatasi baik oleh Ani, Mona atau pun Susi.[] sumber: national geographic

Foto: Ilustrasi

Penyebab Kopi yang Bikin Kita Sanggup Bergadang

Penyebab Kopi yang Bikin Kita Sanggup Bergadang

KETIKA harus segera menyelesaikan tugas, banyak dari kita minum kopi agar betah melek di malam hari. Studi baru menemukan alasan mengapa kopi bikin kita tahan begadang.

Kafein yang ditemukan dalam kopi mengganggu ritme sirkadian tubuh kita. Ritme sirkadian adalah jam internal di dalam tubuh yang memberi tahu tubuh kapan tidur dan kapan bangun. Jumlah kafein dalam double espresso menggeser jam internal itu sampai rata-rata 40 menit. Demikian hasil penelitian tim dari University of Colorado dan Harvard Medical School.

Efek betah melek itu makin buruk ketika dikombinasikan dengan cahaya terang. Pemaparan tiga jam cahaya terang sebelum tidur menggeser siklus tidur sampai 85 menit, hampir satu setengah jam. Dikombinasikan dengan kafein, cahaya terang menggeser waktu tidur sampai 1 jam dan 45 menit.

“Ini adalah penelitian pertama yang membuktikan bahawa kafein yang digunakan secara luas sebagai obat psikoaktif di dunia berpengaruh pada jam sirkadian manusia. Studi ini juga memberikan wawasan baru serta menarik mengenai efek kafein terhadap fisiologi tubuh manusia,” ujar Kenneth Wright dari Departemen Fisiologi Integratif University of Colorado.

Banyak penelitian sudah membuktikan kafein mengganggu ritme sirkadian organisme kecil dari jamur roti hingga lalat. Kafein dapat mempengaruhi rilis hormon tidur melatonin dalam tubuh manusia.

Tim penelitian tersebut merekrut lima sukarelawan yang terlibat dalam studi intensif 49 hari, datang ke laboratorium untuk diberi paparan cahaya terang, cahaya temaram, kafein dan plasebo untuk melihat apa yang terjadi dengan siklus tidur dan terjaga.

Para sukarelawan setuju tidak minum alkohol atau kafein atau pun segala jenis obat selama masa penelitian itu.

Peneliti kemudian melakukan uji air liur dan darah serta sel-sel tubuh yang diambil dari sukarelawan. Mereka menemukan kafein menghalangi reseptor sel, pintu masuk molekular yang membawa masuk adenosin, kimia pembawa pesan atau neurotransmiter yang mendorong seseorang untuk tidur.

Tim yang sama melakukan studi yang membuktikan ketika delapan orang berada di gunung tanpa cahaya buatan, jam internal tubuh mereka berubah. Otomatis mereka tidur saat matahari terbenam dan terbangun ketika matahari terbit.

Penemuan-penemuan baru ini membantu menjelaskan mengapa peminum kopi berat cenderung terjaga di malam hari. Hal ini mungkin menjadi langkah strategis menggunakan kopi untuk mengatasi jet lag, bukan sekedar minum tripel espresso saat terkena jet lag dan berharap yang terbaik.

“Percobaan-percobaan lain masih dibutuhkan untuk menguji penelitian ini dan penting untuk memonitor gangguan tidur yang disebabkan kafein yang dalam kondisi tertentu justru dapat memperparah jet lag,” demikian tulisnya di jurnal Science Translational Medicine.[] sumber: National Geographic

Mengapa Masyarakat Internasional Marah Pada Foto Bocah Suriah Ini?

Mengapa Masyarakat Internasional Marah Pada Foto Bocah Suriah Ini?

Foto yang diterbitkan pertama kali oleh satu kantor berita Turki ini menjadi trending topic di seluruh dunia.

Setidaknya 12 warga Suriah yang mencoba masuk ke Yunani tewas tenggelam di perairan Turki ketika kapal yang mereka tumpangi karam.

Salah satu korban adalah seorang bocah laki-laki yang ditemukan polisi Turki di pantai dan foto bocah tersebut memicu kemarahan masyarakat internasional.

Foto yang diterbitkan pertama kali oleh satu kantor berita Turki ini menjadi trending topic di seluruh dunia.

Ribuan migran tewas sejak awal tahun ini dalam upaya memasuki Eropa melalui laut.

Menurut petugas penjaga pantai Turki, sekelompok migran meninggalkan Turki melalui Semenanjung Bodrum menuju Pulau Kos di Yunani pada Rabu (2/9) dini hari. Namun, dua perahu yang mereka tumpangi karam tidak lama kemudian.

Dua belas jenazah, termasuk lima anak-anak, ditemukan oleh aparat keamanan Turki.

Dari sekitar 23 orang yang berangkat ke Yunani, diperkirakan hanya sembilan yang selamat, beberapa di antaranya mengenakan pelampung dan berenang menuju pantai.

Harapan untuk menemukan korban selamat kini makin tipis.

Foto bocah yang meninggal dan tersapu ombak ke pantai di dekat Bodrum diterbitkan begitu beberapa jenazah ditemukan pada sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Bocah yang meninggal ini diketahui bernama Aylan.

Saudara laki-lakinya, Galip yang berumur lima tahun, dan ibunya, Rihan, meninggal dalam peristiwa ini.[] sumber: National Geographic

Kekunoan Lasem dalam Kekiniannya

Kekunoan Lasem dalam Kekiniannya

Turis Prancis kadang menyebut Pecinan Lasem sebagai “Petit Chinois”. Saat ini julukan Lasem “Tiongkok Kecil” tampak menjadi padanan dari kata Petit Chinois. Ada pula yang menjulukinya sebagai “Beijing Kecil”.

Entah dari mana julukan ini muncul namun nyatanya ada pro dan kontra di kalangan warga Pecinan Lasem. Warga yang kurang setuju dengan julukan “Tiongkok Kecil” lebih suka menyebut kawasan itu dengan nama ‘Pecinan Lasem tempo dulu’.

Julukan Lasem Kota Pusaka tampaknya lekat dengan banyaknya kisah warisan sejarah masa lalu yang membingkai Lasem. Kawasan ini memiliki keanekaragaman budaya—Hindu, Buddha, Islam, Jawa. Sebutlah situs-situs purbakala di Lasem seperti situs Leran, situ Bonang, situ situs Binangun dan situs Majapahit di Kawasan Gunung Kajar. Tak ketinggalan pula Lasem pun ditengarai identik dengan warisan budaya Cina – Indis yang kental.

Lasem, kota kecil di wilayah Kabupaten Rembang ini berjarak 110 kilometer dari Semarang, atau 190 kilometer dari Surabaya. Waktu tempuhnya relatif panjang, 3 jam dari Semarang dan 5 jam dari Surabaya melalui jalan darat. Anda bisa memilih moda transportasi berupa bus umum atau minibus yang dioperasikan oleh perusahaan travel.

Begitu menjejak Lasem, saya menyaksikan aneka bangunan tua berarsitektur Indis dan Cina yang berdiri kokoh yang telah dilewati oleh bentang waktu yang terus bergerak. Beruntung beberapa bangunan masih dihuni oleh pemiliknya serta masih menggambarkan modernitas pada zamannya.

Namun sayang, bangunan-bangunan ini tampak kusam dan terngganggu oleh pencemaran udara, bising dan goncangan truk dan aneka kendaraan.

Mari lepaskan sejenak keramaian jalan raya Lasem. Saya memulai perjalanan Anda dariKlenteng Cu An Kiong, klenteng utama Lasem.

Klenteng Cu An Kiong atau Ci An Gong dikenal sebagai ‘Istana Kebajikan dan Kedamaian’ merupakan klenteng tertua di Lasem yang berada di Jalan Dasun. Bangunannya tampak megah dengan ragam hias ukiran dan lukisan. Halaman klenteng memiliki sebuah tiang semacam tiang dek kapal laut, penanda bahwa dewa utama klenteng tersebut adalah Dewi Laut, dewi yang bernama Ma Zu atau dikenal Mak Co dalam Bahasa Hokkian. Jika beruntung, kita dapat menyaksikan sembahyang Ce It Cap Go setiap tanggal 1 dan 15 penanggalan Imlek. Kita pun dapat menyaksikan tradisi ritual lainnya seperti Sembahyang Imlek dan Sembahyang Arwah yang baru saja dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2015 yang lalu.

Bertetangga dengan Cu An Kiong, sebuah rumah kuna berdiri megah dengan kekunoan dan kesederhanaannya. Rumah itu dikenal dengan nama Lawang Ombo (Pintu Besar) atau rumah candu. Pemiliknya, Tjoo Boen Hong seorang penggiat klenteng Cu An Kiong yang merupakan cucu luar dari dari pemilik rumah Lawang Ombo. Di samping rumah ini terdapat makam pemilik rumah tersebut yaitu bernama Lin Cui Shun dengan nisannya yang berangka tahun 1855. Menarik, rumah ini memiliki banyak kisah misteri termasuk di dalamnya adalah kisah mengenai perdagangan candu yang marak pada abad ke-19. Rumah ini memiliki lubang tempat pengiriman candu secara rahasia yang terhubung dengan sebuah rumah keluarga Lim (marga Lin) yang kini telah menjadi kantor Polisi Sektor Lasem.

Rumah Tegel, terletak di Jalan Raya Lasem. Dahulu, selain menjadi rumah tinggal, rumah berarsitektur Indis ini juga memiliki bangunan pabrik tegel yang terkenal dengan nama Pabrik Tegel LZ milik seorang kapitan Lasem Lie Thiam Kie. Kita masih bisa menjumpai jejak tinggalan aneka tegel yang bercorak warna-warni tersimpan di selasar taman rumah itu. Sayang, pabriknya kini telah berhenti beroperasi karena minimnya pesanan tegel.

Rumah Opa Lo Geng Gwan terletak di kawasan Pecinan Karangturi tepatnya di jalan Gang 4, Karangturi. Saya menengok halaman belakang rumah yang pernah menjadi pabrik batik pada awal abad ke-20. Namun, pekarangan itu saat ini hanya meninggalkan sisa-sisa peralatan batik yang telah membisu dan berdebu.

Rumah ini milik keluarga Lo dan sampai saat ini ditinggali oleh Opa Lo Geng Gwan (86) bersama sepupunya—Oma Lim Luan Niang (86). Mereka ditemani oleh seorang asisten rumah tangga, Mbak Minuk (60), yang telah setia menemani keduanya sejak tahun 1977, mengerjakan tugas harian sekaligus melakukan sembahyang pawon (sembahyang untuk Dewa Dapur) setiap sore hari.

Di rumah Opa Lo, saya menikmati suasana rumah tua Cina Indis. Sembari mengobrol dengan Opa, saya merasakan nuansa tradisi Cina sekaligus modernitas yang muncul dalam seni bangunan dan foto-foto tua di rumah itu. | sumber : nationalgeographic

Foto: Kapitan Lasem Lie Thiam Kie, yang juga pemilik pabrik tegel LZ. Bisnisnya pernah sohor pada awal abad ke-20 di Lasem. (Mahandis Y. Thamrin/National Geographic Indonesia)

Semut Rangrang Sebagai Pestisida Alami yang Efektif dan Murah

Semut Rangrang Sebagai Pestisida Alami yang Efektif dan Murah

Beberapa semut memang dianggap sebagai hama pada tanaman. Namun, semut rangrang dari genus Oecophylla justru merupakan pengendali hama alami yang meningkatkan hasil pertanian untuk petani.

Menurut hasil studi yang dipublikasikan di Journal of Applied Ecology minggu ini, jenis semut ini merupakan contoh terbaik yang pernah didokumentasikan sebagai pengendali hama alami pada pertanian terbuka. Efisiensi mereka bersaing dengan pestisida kimia, dan harganya lebih murah.

Gagasan untuk menggunakan semut rangrang sebagai biokontrol sebenarnya bukanlah hal baru. Sekitar 1.700 tahun lalu, para petani di Tiongkok membeli semut-semut untuk dilepaskan di kebun jeruk.

Singkatnya, pada tahun 2008, ketika penelitian menemukan bahwa semut rangrang dapat memakan dan membersihkan hama dengan efektif dan murah, pendapatan bersih mereka meningkat hingga 71%. Kemudian ribuan petani di Vietnam mulai beralih menggunakan semut rangrang sebagai pestisida alami untuk tanaman kacang mete mereka.

Menurut hasil studi terbaru, semut rangrang dapat mengurangi jumlah hama dan kerusakan yang diakibatkan sehingga dapat meningkatkan hasil panen berbeda. Beberapa penelitian lain menemukan bahwa semut lebih efektif daripada pestisida buatan.

Terlebih lagi, semut rangrang bukanlah satu-satunya yang dapat digunakan sebagai pestisida organik. Ada  hampir 13.000 spesies semut lain yang juga dapat digunakan sebagai pengendali hama alami. Ada pula beberapa spesies semut yang menunjukkan potensi untuk mengendalikan hama arthropada, gulma dan penyakit tanaman. | sumber : nationalgeographic

Benarkah Alquran Lebih Tua Dibandingkan Era Nabi Muhammad?

Benarkah Alquran Lebih Tua Dibandingkan Era Nabi Muhammad?

ISLAM diperkirakan eksis mulai sekitar 610 Masehi sedangkan komunitas Islam pertama ada di Madina tahun 622 Masehi.

Temuan penggalan Al Quran tertua di Birmingham University pada Juli lalu berujung perdebatan. Riset mengungkap, penggalan Al Quran itu lebih tua dari masa Nabi Muhammad SAW!

Hasil penanggalan karbon menguak, penggalan Al Quran sebanyak dua lembar itu berasal dari masa 568-645 Masehi. Sementara, Muhammad diperkirakan hidup antara 570-632 Masehi.

Tom Holland, sejarawan Inggris yang tak terlibat riset, mengatakan, temuan ini mengejutkan dan mengguncang kemapanan tentang sejarah Al Quran dan Islam.

Keith Small dari Bodleian Library, Oxford University, menambahkan, temuan itu memberi dukungan pada pandangan lain tentang asal-usul Al Quran.

“Seperti bahwa Muhammad dan pengikutnya sebenarnya menggunakan teks yang sudah ada dan mengkonstruksinya sesuai dengan agenda politik dan teologinya, bukan menerima wahyu,” kata Small.

Hasil analisis karbon ini sontak mendapat tentangan dari ilmuwan Muslim. Mustafa Shah dari School of Oriental and African Studies di University of London salah satunya.

“Jika memang begitu, manuskrip ini bertentangan dengan kepercayaan tentang asal-usul Al Quran,” ungkapnya seperti dikutip The Times, Senin (31/8).

Islam diperkirakan eksis mulai sekitar 610 Masehi sedangkan komunitas Islam pertama ada di Madina tahun 622 Masehi. Saat itu, isi Al Quran ditularkan secara lisan.

Hingga kemudian Khalifah Abu Bakar meminta pengikutnya untuk menuliskan pesan Al Quran. Penulisannya sendiri baru selesai pada era Khalifah Utsman, sekitar tahun 650.

Al Quran tertua itu sendiri telah lama berada di perpustakaan Birmingham University. Tersimpan bersama buku-buku dari Timur Tengah lainnya, keberadaan penggalan Al Quran tertua itu luput dari mata.

Hingga kemudian peneliti universitas tersebut mengamati teks yang ditulis dengan aksara Hijazi atau Arab Kuno. Dia kemudian menyadari bahwa teks di atas kulit domba itu merupakan naskah Al Quran.

David Thomas, profesor bidang studi Kristen dan Islam di Birmingham University bulan lalu menyebut temuan itu mengejutkan. “Ini bisa membawa kita mendekati tahun penemuan Islam,” katanya.

“Orang yang menulisnya mungkin bahkan kenal dengan Nabi Muhammad. Dia mungkin melihat dan mendengar Nabi berkhotbah. Mungkin dia juga kenal Nabi, dan itu adalah kemungkinan yang luar biasa,” imbuhnya.[] sumber: nationalgeographic

Inilah Kosakata Baru yang Masuk Kamus Oxford

Inilah Kosakata Baru yang Masuk Kamus Oxford

Kamus Oxford adalah cabang dari keluarga oxford yang berfokus pada bahasa-kata modern yang orang gunakan sekarang dan bagaimana mereka menggunakan bahasa itu—sebagai pemisah dari masuknya kosakata-kosakata ini masuk ke Kamus Inggris Oxford yang bersejarah. Kata-kata baru itu seringnya muncul dari teknologi dan budaya pop segar dan mungkin termasuk slang Internet.

Sama seperti setiap pembaruan, penambahan mencerminkan siapa pengucap bahasanya.

Di antara pembelajaran tentang siapa kita sekarang: Penambahan Mx., sebuah sebuah penghormatan bagi gender-netral yang tidak ingin disebut sebagai Mr atau Mrs, untuk mencerminkan percakapan yang lebih bijaksana hari ini tentang identitas gender, didorong oleh orang seperti Caitlyn Jenner. Grexit, sebuah istilah yang mengacu pada kemungkinan keluarnya Yunani dari Uni Eropa, menunjukkan bagaimana kondisi ekonomi global kita. Dan penambahan barbacoa menggambarkan berapa banyak orang-orang seperti Chipotle.

Berikut ini adalah seleksi dari pembaruan terbaru ini, termasuk definisi dari semua kata yang dicetak miring di atas:

Awesomesauce (kata sifat): sangat baik; unggul

Bants (kata benda): bercanda menggoda atau bertukar ejekan dan komentar dengan orang atau kelompok lain; olok-olok

Barbacoa (kata benda): (dalam masakan Meksiko) daging sapi, domba, atau daging lain yang perlahan-lahan telah dimasak dengan bumbu, biasanya diiris sebagai isian Taco, burrito, dll

Beer o’clock (kata benda): waktu yang tepat pada suatu hari untuk mulai minum bir

Brain fart (kata benda): Kehilangan mental untuk sementara atau kegagalan untuk alasan dengan benar

Brexit (kata benda): istilah untuk potensi atau hipotetis keluarnya Inggris dari Uni Eropa

Bruh (kata benda): teman laki-laki (sering digunakan sebagai bentuk alamat)

Butt dial (kata kerja): sengaja memanggil (seseorang) pada ponsel di saku celana belakang seseorang

Butthurt (kata sifat): Tersinggung atau marah secara berlebihan atau tidak dibenarkan

Cakeage (kata benda): biaya yang dikenakan oleh restoran untuk melayani kue yang tidak mereka sediakan sendiri

Cat cafe (kata benda): sebuah kafe atau yang serupa di mana orang membayar untuk berinteraksi dengan kucing yang bertempat di sana

Cupcakery (kata benda): roti yang mengkhususkan diri dalam cupcakes

Deradicalization (kata benda): tindakan atau proses yang menyebabkan seseorang dengan pandangan ekstrem untuk mengadopsi posisi yang lebih moderat pada isu-isu politik atau sosial

Fast-casual (kata sifat): yang menunjukkan atau terkait dengan jenis self-service berkualitas tinggi restoran yang menawarkan hidangan yang siap untuk dipesan dan lebih mahal daripada yang tersedia dalam makanan cepat saji khas restoran

Fatberg (kata benda): massa yang sangat besar dari limbah padat dalam sistem saluran air limbah, yang terdiri terutama dari lemak beku dan produk kebersihan pribadi yang telah membanjiri bawah toilet

Fay-shame (kata kerja): Penyebab (seseorang dinilai menjadi gemuk atau kelebihan berat badan) merasa dipermalukan dengan membuat ejekan atau komentar kritis tentang ukuran mereka

Fur baby (kata benda): seekor anjing, kucing, atau hewan peliharaan berbulu lainnya

Glanceable (kata sifat): yang menunjukkan atau terkait dengan informasi, terutama karena ditampilkan pada sebuah layar elektronik, yang dapat dibaca atau dipahami dengan sangat cepat dan mudah

Grexit (kata benda): istilah untuk penarikan potensi Yunani dari zona Euro (wilayah ekonomi yang dibentuk oleh negara-negara di Uni Eropa yang menggunakan euro sebagai mata uang nasional mereka)

Hangry (kata sifat): pemarah atau iritasi sebagai akibat dari kelaparan

Kayfabe (kata benda): (di gulat profesional) fakta atau konvensi dari pementasan pertunjukan sebagai asli atau otentik

MacGyver (kata kerja): membuat atau memperbaiki (obyek) dengan cara improvisasi atau inventif, memanfaatkan apa pun yang ada di tangan (dimiliki)

Manic Pixie Dream Girl (kata benda): (terutama di film) jenis karakter wanita yang digambarkan lincah dan berpenampilan unik, dengan tujuan utama di dalam narasi adalah untuk menginspirasi penghargaan yang lebih besar bagi kehidupan dalam protagonis laki-laki

Manspreading (kata benda): praktek dimana seorang pria, terutama yang bepergian dengan transportasi umum, mengadopsi posisi duduk dengan kaki terbuka lebar, dengan cara seperti untuk mengganggu pada kursi atau kursi yang berdekatan

Meeple (kata benda): tokoh kecil yang digunakan sebagai bagian bermain di permainan papan tertentu, memiliki bentuk seperti manusia

Mic drop (kata benda): Dengan sengaja menjatuhkan atau melempar mikrofon seseorang di akhir pertunjukan atau pidato karena menganggap telah sangat mengesankan

Microaggression (kata benda): pernyataan seorang, tindakan, atau kejadian yang dianggap sebagai sebuah contoh diskriminasi tidak langsung, halus, atau tidak disengaja terhadap anggota kelompok yang terpinggirkan seperti minoritas ras atau etnis

Mkay (seru): ejaan non-standar dari OK, mewakili pengucapan resmi (biasanya digunakan pada akhir pernyataan untuk mengundang perjanjian, persetujuan, atau konfirmasi)

Mx (kata benda): judul digunakan sebelum nama seseorang atau nama lengkap oleh mereka yang ingin menghindari menentukan jenis kelamin mereka atau oleh mereka yang memilih untuk tidak mengidentifikasi diri mereka sebagai laki-laki atau perempuan

Pocket dial (kata kerja): sengaja memanggil (seseorang) pada ponsel di saku seseorang, sebagai hasil dari tekanan yang sengaja diterapkan untuk tombol atau tombol pada telepon

Pwnage (kata benda): (terutama dalam video game) tindakan atau fakta ketika benar-benar mengalahkan lawan atau saingan

Rando (kata benda): seseorang yang sekarang tahu, terutama yang dianggap aneh, mencurigakan, atau terlibat dalam perilaku sosial yang tidak pantas

Redditor (kata benda): pengguna terdaftar dari situs Reddit

Social justice warrior (kata benda): (menghina) orang yang mengekspresikan atau mempromosikan pandangan sosial progresif

Subreddit (kata benda): sebuah forum yang didedikasikan untuk topik tertentu di situs Reddit

Swatting (kata benda): tindakan atau praktek membuat panggilan tipuan untuk layanan darurat dalam upaya untuk pengiriman sejumlah besar polisi bersenjata ke alamat tertentu

Weak sauce (kata benda): sesuatu yang standar kualitasnya miskin atau mengecewakan

Wine o’clock (kata benda): waktu yang tepat dalam suatu hari untuk mulai minum anggur

Pendakian Gunung Everest Kembali Dibuka

Pendakian Gunung Everest Kembali Dibuka

Pendaki Jepang akan menjadi orang pertama yang melakukan upaya solo untuk mencapai puncak setinggi 8.850 meter tersebut. Ini akan menjadi upaya kelima baginya dalam pendakian Everest. Keempat upaya sebelumnya gagal mencapai puncak. Upaya terakhir, pada tahun 2012, mengakibatkan ia kehilangan 9 jari akibat frostbite atau kedinginan yang sangat.

Pendakian Kuriki akan berlangsung pada musim gugur, yang bukan merupakan waktu umum bagi para pendaki karena suhu ekstrim dan singkatnya waktu pada siang hari.

Dalam sebuah upacara hari Minggu di Katmandu, Kuriki mengatakan ingin memberi pesan positif tentang Nepal dan menyebarkan berita bahwa negara itu aman bagi para pendaki dan penjelajah alam.

Lebih dari 400 tim terpaksa menghentikan upaya mereka setelah gempa yang memicu longsor menghancurkan sebuah jalur pendakian yang banyak dipakai.

Gempa dahsyat 25 April itu menewaskan hampir 9 ribu orang.

Sejak bencana itu, Nepal kesulitan menarik para wisatawan dan pendaki kembali ke negara itu. Pendakian gunung dan pariwisata menyumbang persentase besar bagi Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu.

Nepal memiliki delapan dari 14 puncak dunia dengan ketinggian lebih dari 8 ribu meter. | sumber : nationalgeographic

Dari Air yang Beku, Kehidupan pun Muncul

Dari Air yang Beku, Kehidupan pun Muncul

Lelehan air di bawah gletser di Greenland merupakan sumber penting dari silicon yang dibutuhkan beberapa plankton untuk membangun kerangka kaca mereka.

Plankton yang disebut diatom menggunakan bentuk oksidasi dari silikon, yakni silika, ketika mereka tumbuh. Plankton mengurangi jumlah yang cukup signifikan dari karbondioksida di atmosfer ketika mereka berfotosintesis. Kemudian mereka akan membawanya ke dasar laut bersama jasad mereka ketika mereka mati. Merekalah penyerap karbon alami.

Akan tetapi perkembangan plankton mungkin akan terhambat dan berkurang tanpa suplai silikon yang cukup.

Dasar gletser merupakan sarang dari aktivitas fisik dan kimiawi seperti es yang terlindas di bawah bebatuan. Aktivitas-aktivitas semacam itu membebaskan ratusan ribu ton besi yang kemudian dibawa ke laut oleh air lelehan, menyuburkan lautan dan memungkinkan plankton untuk berkembang.

Silikon yang Melimpah

Jon Hawking dari Universitas Bristol, Inggris mengatakan diatom yang begitu melimpah di perairan pantai Greenland merupakan dampak langsung dari air lelehan dengan kandungan silikon yang melimpah.

Ia mempresentasikan penemuan ini pada konferensi Goldschmidt di Praha, Republik Ceko. Rencananya, ia dan rekan-rekannya akan merinci jumlah silikon di air lelehan dalam beberapa bulan ke depan.

Satu-satunya kekhawatiran saat ini yaitu perubahan iklim yang bisa mempengaruhi proses pelelehan gletser menjadi tak terprediksi. Sehingga berdampak pada produktivitas laut dan fluks karbon global. | sumber : nationalgeographic

foto: gletser di Greenland