Author: MAULANA AMRI

150 Anggota Satpol PP-WH Aceh Timur Ikut Pembinaan Fisik

150 Anggota Satpol PP-WH Aceh Timur Ikut Pembinaan Fisik

IDI RAYEUK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh Timur menggelar pembinaan fisik dan mental di Gedung Idi Sport Center selama dua hari sejak Senin, 8 Juni 2015 hingga 10 Juni 2015. Kegiatan ini dinilai berguna untuk mengoptimalkan kinerja di jajaran Satpol PP dan Anggota WH di wilayah Aceh Timur terhadap bangsa dan negara.

“Pembinaan seperti ini sangat bermanfaat. Apalagi pembinaan yang tersampaikan pesan-pesan moral yang nantinya terimplementasi pada kinerja harian di pihak Satpol PP sendiri,” ujar Asisten I Bupati Aceh timur, Zahri , STP,  M.AP.

Zahri berharap Kepala Satpol PP dan WH untuk wilayah Aceh Timur dapat meningkatkan sumber daya manusia di jajarannya. Selain itu, ia juga berharap Satpol PP dan WH dapat meningkatkan kinerja yang lebih profesional setelah pembinaan ini.

Sementara Kepala Satpol PP dan WH, Adlinsyah, S.Sos.I, MAP, mengatakan peserta pembekalan fisik dan mental ini diikuti oleh 150 orang.

“Tujuan pembinaan fisik dan mental ini adalah untuk meningkatkan fisik dan mental untuk jajaran kami di Satpol PP,” kata Adlin.[](bna)

Polres Aceh Timur Selidiki Laporan Penculikan Warga Rantau Peureulak

Polres Aceh Timur Selidiki Laporan Penculikan Warga Rantau Peureulak

IDI RAYEUK – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Timur AKP Budi Nasuha Waruwu, membenarkan adanya laporan salah satu warga Aceh Timur yang diduga diculik orang tak dikenal.

“Kini saya beserta anggota sedang berada di lapangan untuk menyelidiki lebih lanjut atas kejadian penculikan tersebut,” katanya ketika dikonfirmasi portalsatu.com melalui telepon selular hari ini, Minggu, 7 Juni 2015.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga Desa Blang Bareum, Kecamatan Rantau Peureulak, Muzakir, 28 tahun, dilaporkan diculik orang tidak dikenal sekitar pukul 21:30 WIB malam tadi, Sabtu, 5 Juni 2015.

Kejadian berawal saat sebuah mobil kijang Innova berwarna hitam yang tidak diketahui nomor polisi nya berhenti di sebuah warung kopi di Desa Blang Bareum.

Kemudian dari mobil tersebut, turun tiga orang laki-laki berbaju loreng yang menggunakan penutup wajah sebo,  serta memegang 3 pucuk senjata api laras panjang jenis AK 47, dan 2 pucuk M16. Mereka menjemput paksa Muzakir yang sedang ngobrol bersama warga lainnya. (Baca: Warga Aceh Timur Diculik Pria Bersenjata)

Warga Aceh Timur Diculik Pria Bersenjata

Warga Aceh Timur Diculik Pria Bersenjata

IDI RAYEUK- Seorang Warga desa Blang Bareum, Kecamatan Rantau Perlak, Muzakir, 28 tahun, dilaporkan diculik oleh orang tidak dikenal, Sabtu 6 Juni 2015, sekitar pukul 21.30 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun portalsatu.com, kejadian berawal saat sebuah mobil kijang Innova berwarna hitam yang tidak diketahui nomor polisi nya berhenti di sebuah warung kopi di Desa Blang Bareum.

Kemudian dari mobil tersebut, turun tiga orang laki-laki berbaju loreng yang menggunakan penutup wajah sebo,  serta memegang 3 pucuk senjata api laras panjang jenis AK 47, dan 2 pucuk M16. Mereka menjemput paksa Muzakir yang sedang ngobrol bersama warga lainnya.

Menurut salah satu saksi mata dari warga setempat, korban pada saat kejadian sedang ngobrol di warung kopi.

“Kemudian pelaku sempat dihalangi oleh warga membantu Muzakir. Namun tiba tiba salah satu pelaku penculikan menodong senjata mengancam untuk menembak. Dibawah ancaman tersebut warga tidak bisa berbuat apa apa korban langsung dibawa dalam mobil. Korban dibawa ke arah Simpang Gampong Beusa, Kecamatan Peureulak Barat Aceh Timur,” kata sumber yang minta namanya dirahasiakan ini.

Katanya, kejadian tersebut sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari polres Atim. namun pihak kepolisian sudah menurunkan beberapa anggota ke TKP.

“Demikian juga dengan nasib Muzakir yang belum diketahui hingga kini. Muzakir warga Blang Bareum,” ujarnya. []

Bupati Aceh Timur Minta PMI Beri Pelayanan Terbaik

Bupati Aceh Timur Minta PMI Beri Pelayanan Terbaik

IDI RAYEUK- Pemerintah Kabupaten Aceh Timur meminta agar PMI memberi pelayanan lebih baik lagi ke depan.

Hal ini disampaikan Bupati Aceh Timur dalam sambutannya pada pelantikan pengurus PMI Aceh Timur periode 2014-2015, Rabu 3 Juni 2015.

“Semoga PMI ke depan lebih baik lagi. Kita siap dalam menangapi hal-hal kemanusiaan seperti  donor darah, bencana alam, dan hal kemanusian lainnya,” kata bupati.

“Kita berharap kepada pemerintah pusat untuk mengevaluasi setiap bantuan yang diberikan baikkah fasilitas dan operasional,” ujarnya lagi.