Aspirasi Guru Diterima Ketua Komisi E DPRA

BANDA ACEH – Ratusan guru swasta dan honorer di Banda Aceh dan Aceh Besar yang tergabung dalam Ikatan Guru Swasta Aceh (IGSA) yang berdemo ke Dewan Perwakilan Rakyat Aceh diterima Anggota Komisi E, M Sidik Fahmi, Senin 14 Mei 2012.

Saat menemui pengunjuk rasa, Sidik Fahmi mengatakan untuk menyampaikan aspirasi tersebut, para guru honorer tak perlu datang ramai-ramai.

"Seharusnya cukup 20 orang saja, aspirasi ini akan diterima, namun belum bisa berjanji karena semua wakil tidak berada di tempat hari ini," ujar Fahmi.

Pada pinsipnya, kata Fahmi, ia mengerti akan tuntutan tersebut. Namun Fahmi juga mengatakan untuk menjadi guru tidak harus dibayar. "Harus ikhlas, nggak mengharapkan bayaran, kalau ramai-ramai kalian berani. Nanti saya tunggu dua orang menghadap saya," ujarnya.

Fahmi berjanji aspirasi guru itu akan diteruskan ke Ketua DPRA, dan akan diatur waktu pertemuan dengan DPRA.

"Kalau mau datang lagi boleh (unjuk rasa), yang lebih banyak dan cantik-cantik," kelakar Sidik Fahmi.

Kepada wartawan Fahmi mengatakan aspirasi para guru akan dikaji kembali terutama beberapa poin yakni pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2010, yang dikeluarkan Pemerintah melalui Menteri Pemberdayaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply