Anggota Komisi E: Kuesioner ukur kelamin siswa suatu kesalahan

ANGGOTA Komisi E Bidang Pendidikan, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPR) Jamaluddin T Muku, menilai pembagian kuesioner kepada siswa SMP di Sabang sebagai suatu kesalahan besar. Sebab prosedural pembagian kuesoner yang dimaksudkan untuk menemukan sesuatu tidak diberitahukan secara detail.

Ia menilai panitia tim penelitian maupun pihak Dinas Kesehatan Sabang, dalam hal ini lalai dalam mengontrol kuesioner tersebut.

"Kesalahan besar. Panitia dan tim peneliti seharusnya tidak mengeluarkan sesuatu yang vulgar seperti itu, ya meskipun ada tujuannya," ujar Jamaludin T Muku saat dihubungi ATJEHPOSTcom, Sabtu, 7 September 2013.

Kata dia, Dinas kesehatan juga seharusnya melakukan pengecekan terhadap dokumen kuesioner. Sehingga maksud dari penelitian itu dapat dipahami.

"Dinas Kesehatan Sabang itukan bukan programnya dia. Ya seharusnya, sebelum mereka meneruskan, pelajari dululah soalnya. Apa pantas dilakukan penelitian itu. Buka Sampel-sampelnya dan lihat dulu," ujarnya.[] ihn

  • Uncategorized

Leave a Reply