Anggota Komisi E DPR Aceh Minta LPSDM Serahkan Data Beasiswa

BANDA ACEH – Anggota Komisi E DPR Aceh Makhyaruddin Yusuf meminta Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Aceh menyerahkan semua data pengelolaan beasiswa yang telah disalurkan sejak 2008. Beasiswa dimaksud meliputi S1, S2, dan S3.

Makhyaruddin mengatakan dia belum tahu berapa dana yang sudah dikucurkan untuk beasiswa bagi mahasiswa Aceh yang melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, S2 dan S3 itu.

"Karena komisi E belum memegang data valid menyangkut besaran beasiswa yang dianggarkan dalam APBA untuk LPSDM," ujar Makhyaruddin kepada ATJEHPOSTcom, Sabtu 2 Februari 2013.

Mahyar mengatakan, untuk tahun ini beasiswa itu dihentikan sementara sesuai permintaan Gubernur Aceh Zaini Abdullah.

Gubernur, kata Makhyaruddin, juga minta agar dilakukan evaluasi terhadap sistem perekrutan mahasiswa yang mendapat beasiswa, apakah sudah sesuai dengan ketentuan atau tidak.

Selain itu, kata Makhyaruddin, mahasiswa yang pernah mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Aceh juga akan dievaluasi, tentang apa saja hasil yang sudah didapat oleh pengguna beasiswa.

"Dan apa saja kontribusi yang telah diberikan bagi Aceh semenjak mereka mendapat bantuan beasiswa tersebut," ujarnya.

Jumat sore kemarin, saat seluruh fraksi di DPR Aceh menyampaikan pendapat tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh, mereka menyoroti pengelolaan beasiswa LPSDM Aceh.

Fraksi Partai Demokrat misalnya. Ketua Fraksi Muhammad Tanwier Mahdi mengatakan beasiswa Rp78 miliar yang dikelola LPSDM Aceh perlu data valid.

Sedangkan Fraksi Golkar lewat Husin Banta mengatakan beasiswa untuk S1, S2, S3 mengandung segudang masalah.

Adapun Fraksi PPP PKS sepakat dengan tanda bintang untuk anggaran beasiswa dan menyetop pengiriman mahasiswa dalam program beasiswanya.[](rz)

Berita Sebelumnya:
Fraksi Partai Aceh Sepakat Soal Pembenahan Lembaga Beasiswa

  • Uncategorized

Leave a Reply