Anggota Komisi E: Ada beberapa hal penyebab lemahnya mutu pendidikan

ANGGOTA Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Jamaluddin, mengatakan ada beberapa penyebab lemahnya mutu pendidikan. Di antaranya kata Jamaluddin, kesalahan pemanfaatan dana pendidikan dan lemahnya minat siswa dalam proses belajar.

Hal ini disampaikan Jamaluddin dalam diskusi publik Analisa Belanja Publik Aceh sektor  Pendidikan yang dibuat di Café 3 In 1 di Jalan Panglima Nyak Makam pagi tadi, Jumat, 19 April 2013.

Selama ini menurutnya banyak penyimpangan dalam penggunaan anggaran. Contohnya kata dia, proyek pembangunan fisik gedung sekolah yang tidak sesuai spek, sehingga belum lama setelah dibangun gedung sudah ambruk.

Selain itu minimanya guru di daerah-daerah pedalaman, seperti di tingkat SMA katanya ada yang hanya mempunya sembilan guru. Jumlah ini jauh dari jumlah yang dibutuhkan.

“Bahkan guru- guru yang ditempatkan di daerah pedalaman banyak yang belum mau tinggal di sekitar wilayah yang dekat dengan sekolahnya, sehingga terkadang kedisiplinan tidak terjaga,” katanya.

Dari segi minat siswa, pemanfaatan fasilitas pendidikan seperti pustaka juga dinilai masih kurang. Sehingga siswa tidak mampu bersaing di tingkat nasional.

“Penempatan kepala dinas pendidikan selama ini juga tidak sesuai spesifikasi dan kebutuhan,” ujarnya.

Misalnya kata dia, seorang kepala dinas yang latar pendidikannya di bidang lain malah ditempatkan di dinas pendidikan. Hal ini katanya tidak menjawab kebutuhan dunia pendidikan.[] ihn

  • Uncategorized

Leave a Reply