Anggota DPRK Pidie prihatin gajah serang pemukiman penduduk

ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie Mahfuddin Ismail menyatakan prihatin maraknya gangguan gajah di Kecamatan Mane dan Geumpang.

"Keadaan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak terutama Pemerintah Kabupaten Pidie dan Aceh," ujarnya kepada ATJEHPOSTcom Kamis, 4 Juli 2013.

Akibat ulah manusia dengan illegal loggingnya, kata dia, telah menyebabkan habitat satwa dilindungi tersebut terganggu, sehingga gajah turun ke pemukiman penduduk setempat.

Pemerintah dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta pihak-pihak terkait, kata Mahfuddin, diminta untuk memberikan sanksi tegas kepada penebang kayu ilegal.

"Perketat tugas Polisi Hutan agar lebih intensif menjaga hutan untuk mencegah rusaknya hutan. Bila perlu perbanyak lagi polisi hutan," ujarnya.

Dia mengharapkan semua pihak agar sama-sama mengawasi dan menjaga keutuhan hutan. Hal ini diperlukan agar flaura dan fauna tidak saling bentrok dengan manusia seperti kejadian di Kecamatan Mane.

Sebelumnya diberitakan, pada Rabu malam 3 juli 2013, sedikitnya dua unit rumah milik warga Gampong Turue Cut, Kecamatan Mane Pidie dilaporkan rusak parah akibat diamuk sekelompok gajah. Selain merusak, satwa dilindungi tersebut juga memakan padi hasil panen yang disimpan di rumah penduduk.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply