Anggota  DPR Aceh Jenguk Korban Terkaman Buaya

Anggota DPR Aceh Jenguk Korban Terkaman Buaya

ACEH TIMUR- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, menjenguk Hamdan, 45 tahun, warga Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Minggu malam 5 April 2015.

Handam kini dirawat di kamar II B RS Dr Zubir Mahmud Idi. Hamdan digigit buaya dan sempat bergumul beberapa menit saat mengambil air untuk menyiram tanaman di kebun miliknya, Kamis 2 April 2015 lalu, sekitar pukul 09.30 WIB.

Di hadapan isteri Handam dan orang tuanya, politisi Partai Aceh ini menyampaikan agar Handam dan keluarga tabah menghadapi cobaan tersebut. Iskandar juga banyak mendengar cerita dari korban menyangkut dengan kondisi buaya yang ganas di kawasan tersebut.

“Berdasarkan catatan dan cerita korban, banyak yang menjadi korban mangsa buaya ini. Anehnya, warga yang dimangsa buaya bukan pada saat di dalam air, tapi saat berada di daratan. Buaya yang sudah mengamati gerak gerik warga langsung menerkam dengan posisi badan buaya memutar,” ujarnya Iskandar.

Hamdan juga mengaku sempat bergumul beberapa saat dengan buaya. kaki kirinya berada di dalam mulut buaya, sementara kaki kanannya terus melakukan perlawanan dengan cara menendang- nendang buaya. Sejurus kemudian Handam menekan mata buaya dengan jarinya. Kemudian gigitan buaya lepas. Ia yang sudah berlumuran darah dan tertatih lalu naik ke darat dan meminta pertolongan.

“Yang menolong saya menantu sama isteri,” kata Handam.

Menanggapi kejadian tersebut, anggota parlemen Aceh asal Peureulak, Aceh Timur ini meminta kepada KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) agar merespon cepat sejumlah kasus mangsa buaya liar di Krueng Peureulak itu.

“Harus ada penanganan serius. Karena ini bukan hanya kasus pertama kali. Sudah berulang kali peristiwa seperti ini,” ujar Iskandar, yang juga menyerahkan santunan ala kadarnya kepada Hamdan. [] (mal)

Leave a Reply