Amerika inginkan kematian Snowden

KONTRAKTOR Amerika Serikat juga pembocor rahasia soal Kertas Pentagon beberapa tahun lalu, menguak kecacatan dan kebrutalan tentara Negara Adidaya itu dalam perang Vietnam, memberikan pernyataan mengejutkan. Edward Snowden harus bersiap terbunuh dalam usaha pelariannya.

Nama pembocor itu Daniel Ellsberg tahu betul rasanya jadi buron dan hampir melayang nyawa. Kematian jadi kemungkinan nomor satu, penculikan nomor dua, ditangkap kemudian dipenjara merupakan pilihan paling buncit, seperti dilansir stasiun televisi Iran Press TV, Rabu (10/7).

Ellsberg berharap Snowden segera menemukan tempat berlindung. Namun apa lacur, banyak negara justru menolak. Italia, Prancis, India, Ekuador, dan sekarang Brasil tidak sudi menerima lelaki berkacamata itu.

Berbanding terbalik dengan Venezuela. Presiden Nicolas Maduro membuka tangannya lebar-lebar. Begitu pula Presiden Rusia Vladimir Putin. Namun keberadaan Snowden di Negeri Beruang Merah terlalu riskan. Amerika sudah banyak menempatkan mata-mata di sana.

Namun Ellsberg menyarankan Snowden tidak terburu-buru menerima tawaran suaka dari siapa pun. Ini harus dilakukan secara diam-diam. "Jangan sampai dia tertangkap atau nasibnya akan sama seperti Bradley Manning. Tanpa ada komunikasi dan kami tidak tahu bagaimana nasibnya," ujar Ellsberg.

Ellsberg sendiri tertangkap dan diadili di Amerika. Dia hingga kini masih mendekam di penjara. | sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply