Amerika Ancam Palestina Jika Bayar Gaji PNS Hamas

Derita Hamas tidak berkesudahan meski Israel kini telah menghentikan serangannya di Gaza. Pasalnya, Otoritas Palestina tidak akan membayar gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Hamas di Gaza, melainkan hanya memberikan bantuan keuangan.

"Kami mencari solusi sementara untuk mengirim uang melalui organisasi non-pemerintah seperti PBB atau badan lainnya," ujar Wakil Perdana Menteri Otoritas Palestina Muhamamad Mustafa seperti dilansir republika.co.id, Senin, 8 September 2014.

Hal ini dilakukan karena Otoritas Palestina ingin menghindari konfrontasi hukum dengan Amerika Serikat. Negeri sekutu Israel tersebut telah mengeluarkan larangan penyaluran uang ke Hamas dan mengklaim organisasi ini sebagai teroris sesuai hukum Amerika.

Terdapat 27 ribu pegawai Hamas dari total 45 ribu karyawan yang berada di bawah tanggungjawab Palestina. Sejak perjanjian membentuk negara Palestina bersatu, negara AS dan sekutu terus mengancam akan memboikot kepemimpinan Palestina jika membayar gaji mantan karyawan Hamas di Gaza.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply