Amankan Pilkada Aceh, Polri-TNI Jaga 8.848 TPS

JAKARTA – Menjelang pilkada Aceh, beragam teror yang ditujukan tim sukses dan kandidat muncul. Untuk mengantisipasi hal serupa pada hari H, Senin, 9 April 2012 mendatang, sebanyak 7.930 anggota Polri dan 1.749 anggota TNI dikerahkan. Mereka disebar di 8.848 TPS.

"Diharapkan kekuatan personel tersebut sudah cukup," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (5/4/2012).

Saud mengakui adanya teror menjelang pilkada. Untuk itu, pada 19 Maret lalu, Polri menerjunkan 1.728 personel Brimob. Sementara, bagian reserse intelijen dan tim labfor tiba di Aceh 24 Maret lalu. "Para personel siap mengamankan pilkada," katanya.

Menjelang pilkada, sejumlah teror terjadi. Minggu (18/3/2012), mobil Ketua Timses Hasballah-Marwi dibakar di Dusun Indra Tanjung Desa Bintah, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, NAD.

Kemudian, Jumat (23/3), tim sukses Irwandi-Muhyan diserang sekelompok orang di depan posko timses Irwandi-Muhyan di kawasan Jalan Medan – Banda Aceh, Desa Meunasah dayah, Kecamatan Lhokseukon, NAD. Pada saat itu, sekitar 12 orang timses tersebut sedang memasang spanduk.

Teror terakhir terjadi Senin (2/4) lalu. Posko Partai Aceh (PA) di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, dibakar orang tak dikenal (OTK). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. | sumber: detik.com

  • Uncategorized

Leave a Reply