Aktivis Perempuan Tolak Larangan Mengangkang di Sepeda Motor

LHOKSEUMAWE – Aktivis perempuan di Lhokseumawe, Safwani menyatakan pihaknya menolak rencana Wali Kota Suaidi Yahya mengeluarkan peraturan yang melarang perempuan duduk mengangkang saat diboncengi dengan sepeda motor.

“Saya sebagai kaum perempuan melihat peraturan itu tidak mementingkan keselamatan perempuan. Kalau duduk menyamping, tidak hanya membahayakan perempuan yang duduk di belakang, tapi juga membahayakan orang yang mengendarai sepeda motor, karena berat sebelah,” kata Safwani kepada ATJEHPOSTcom, Rabu, 2 Januari 2013, siang.

Safwani yang juga Direktur Eksekutif Ranup Women Institute (RAWI) Aceh berharap wali kota membatalkan rencana pemberlakuan peraturan itu. Sebab, kata dia, peraturan seperti itu bukan hal yang substansial.

“Mestinya Pemerintah Lhokseumawe lebih memaksimalkan penyadaran terhadap masyarakat melalui sosialisasi dan penyuluhan,” katanya.

“Masih banyak hal yang lebih substansial yang perlu diurus oleh Pemerintah Lhokseumawe menyangkut kepentingan masyarakat, termasuk mencegah ternak berkeliaran dalam kawasan kota, menertibkan pasar semraut, debu jalan berterbangan saat musim kemarau dan hal lainnya,” kata Safwani.

Sebagai perempuan, Safwani mengaku lebih nyaman mengangkang daripada duduk menyamping ketika diboncengi sepeda motor. Kata dia, untuk duduk mengangkang tentu harus memakai celana panjang walau baju hingga ke lutut.

“Wali kota ingin menerapkan peraturan itu mungkin karena melihat kalangan remaja berpelukan di atas sepeda motor. Padahal kalau pun yang diboncengi duduk menyamping, tetap bisa terjadi hal seperti itu,” kata Safwani.

Safwani yang juga Juru Bicara Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) Lhokseumawe menyatakan pihaknya akan membahas secara khusus tentang peraturan tersebut. “Bagaimana sikap FKMS secara kelembagaan akan kami sampaikan setelah kami membahas masalah ini sore nanti,” katanya.[]

Berita Sebelumnya:

Ini Kata Aktivis Aceh Soal Larangan Perempuan Duduk Mengangkang di Atas Sepeda Motor

  • Uncategorized

Leave a Reply