Akhir Pekan, Rupiah Rawan Melemah

JAKARTA – Nilai tukar rupiah diperkirakan rawan melemah atas dollar AS di awal pekan ini, Senin 29 Oktober 2012. Rilis produk domestik brutto yang menguat di Amerika Serikat menjadi salah satu penekan rupiah.

Hari Kamis 25 Oktober 2012 pekan lalu, nilai tukar rupiah ditutup melemah di level Rp 9.605 per dollar AS dari saat dibuka di level Rp 9.600. Rupiah bergerak di kisaran Rp 9.600-9.610 per dollar AS.

Ditutupnya bursa IHSG di zona hijau akhir pekan lalu memberikan sentimen positif terhadap rupiah menjelang penutupan perdagangan.

Riset BNI Treasury memperkirakan, di awal pekan ini rupiah berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi melemah. Non Delivery Forward satu bulan di pasar offshore pagi ini yang dibuka naik di level Rp 9.649-9.659 diharapkan akan mengurangi tekanan dollar AS terhadap rupiah.

Namun, rilis data PDB AS kuartal ketiga yang lebih baik dari ekspektasi diperkirakan akan menambah tekanan dolar terhadap rupiah hari ini.

Tingginya permintaan valas oleh importir menjelang akhir bulan juga diproyeksikan masih akan memperkuat posisi dollar AS, di tengah kesiagaan Bank Indonesia untuk melakukan intervensi setiap saat apabila rupiah dinilai terlalu lemah.[] sumber : kompas

  • Uncategorized

Leave a Reply