Akademi Kesehatan Aceh Utara Terima Calon Mahasiswa Baru

LHOKSEUMAWE – Akademi Kesehatan milik Pemda Aceh Utara membuka penerimaan calon mahasiswa baru tahun 2012. Sejak pendaftaran dibuka tiga hari lalu, jumlah peminat sudah mencapai 274 orang.

“Sampai kemarin (Rabu), untuk jurusan Kebidanan sudah 200 pendaftar dan jurusan Keperawatan 74 pendaftaran. Masa pendaftaran kita buka hingga 9 Juli 2012,” kata Dahlan, Sekretaris Panitia Penerimaan Calon Mahasiswa Akademi Kesehatan itu saat ditemui di Kampus Akkes, Buket Rata, Lhokseumawe, Kamis siang, 7 Juni 2012.

Selain kelengkapan administrasi, menurut Dahlan, panitia penerimaan pendaftaran juga memeriksa tinggi badan dan berat badan peserta. Untuk peserta pria tinggi badan minimal 155 centimeter dan peserta wanita minimal 150 centimeter.

Soal tes kesehatan, Dahlan bilang hal itu akan dilakukan pada tahap berikutnya  setelah para peserta lulus ujian tulis.

Peminat Akkes Aceh Utara tidak hanya lulusan SMA di Aceh Utara dan Lhokseumawe, tapi juga dari Bireuen, Aceh Timur serta kabupaten/kota lainnya. “Saya dari Matang Glumpang Dua (Bireuen), ingin masuk Akkes ini,” kata seorang remaja di sela-sela mengisi formulir pendaftaran.

Alasan ia memilih Akkes Aceh Utara, karena kampus ini dinilai sebagai salah satu perguruaan tinggi favorit yang mencetak Diploma III Kebidanan dan Keperawatan.

Untuk diketahui, Akkes Aceh Utara lahir sejak 2003 hasil penggabungan Akademi Keperawatan dan Akademi Kebidanan. Sebelumnya, Akademi Keperawatan (Akper) dan Akademi Kebidanan (Akbid) milik Pemda Aceh Utara masing-masing berdiri sendiri atau terpisah.

“Pertama berdiri adalah SPK (Sekolah Pendidikan Keperawatan) tahun 1980, lalu tahun 1998 SPK Pemda Aceh Utara itu dikonversikan jadi Akbid. Sedangkan Akper Pemda Aceh Utara berdiri sejak 1991. Akper dan Akbid digabung jadi Akkes Aceh Utara sejak 2003,” kata M Nurdin, mantan Direktur Akkes Aceh Utara saat dihubungi, tadi usai siang, Kamis.

Nurdin bilang, Akkes Aceh Utara lebih unggul dibandingkan kampus Akkes lainnya di Aceh Utara dan Lhokseumawe. Selain memiliki kampus sendiri, kata Nurdin, juga didukung sarana dan prasarana yang lengkap.

“Ada ribuan lulusan Akkes Aceh Utara, sebagian besar telah menjadi tenaga kesehatan, baik pada instansi pemerintahaan maupun mandiri secara swasta,” kata Nurdin  yang kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara.[]

 

  • Uncategorized

Leave a Reply