Home Advetorial Pangdam IM Sampaikan Pointer Kasad

Pangdam IM Sampaikan Pointer Kasad

39
0

JANTHO – Panglima Kodam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI Agus Kriswanto mengatakan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta komandan satuan untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Hal ini disampaikan Kasad pada pembukaan serta penutupan Apel Dansat TNI AD Terpusat TA. 2015, yang telah dilaksanakan beberapa hari lalu di Balai Kartini, Jakarta.

“Manfaatkan waktu untuk merumuskan kemajuan TNI AD,” kata Pangdam IM saat memberikan Jam Pangdam IM kepada seluruh anggota militer Kodam Iskandar Muda baik Perwira, Bintara dan Tamtama Se-Garnizun Banda Aceh. Kegiatan yang turut didampingi jajaran pejabat Kodam IM ini dilaksanakan di Aula Rindam IM, Selasa, 19 Mei 2015.

Menurut Kasad, keberhasilan TNI AD adalah peran dari seluruh prajurit TNI AD. Kasad juga memerintahkan setiap prajurit harus siap dalam setiap kemungkinan ancaman. “Maka buat sehat prajuritmu, sejahterakan prajuritmu, gembirakan prajuritmu, tingkatkan kemahiran menembaknya, tingkatkan bela diri militer. Semua tujuan di atas merupakan pelaksanaan tugas Bintara maka lakukan itu,” kutip Pangdam IM.

“Jangan jadikan prajuritmu sebagai alat untuk meraih kesuksesan pribadimu,” ujar Mayjen TNI Agus Kriswanto mengutip pointer Kasad.

Kasad mengatakan hanya pemimpin yang punya nurani dan yang ingat akan prajuritnyalah yang dapat melakukan hal-hal di atas.

Selain itu, Kasad juga memerintahkan agar setiap satuan di Kodam Iskandar Muda meramaikan salat subuh, lanjut senam peregangan, senam pernafasan (wingchun harus ganti nama dengan senam pernapasan), lari pagi, dinas dan berkumpul dengan keluarga.

“Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan wujud penyehatan kondisi prajurit dan merupakan langkah pencegahan terhadap kegiatan yang dapat merugikan prajurit, seperti mengurangi keluar malam untuk hal-hal yang tidak penting,” katanya.

Delapan, kata Pangdam IM, komandan satuan harus selalu berada di tengah-tengah anggota. Menurutnya prajurit akan senang dengan kehadiran pemimpinnya.

“Sembilan, saat ini situasi masyarakat sedang sulit maka kita harus mampu berada di tengah-tengah masyarakat untuk menggugah,” ujarnya.

Pointer Kasad selanjutnya adalah Kejujuran. Maksudnya adalah jujur terhadap laporan dan tidak merekayasa laporan serta kejadian yang terjadi. “Jangan ada dusta.”

Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, kata Pangdam IM, juga mengamanahkan agar pimpinan TNI AD tidak memakai hati jika ada prajurit yang melanggar. “Gunakan hatimu untuk prajuritmu yang baik. Tindak tegas prajuritmu yang salah sehingga dapat menjaga prajuritmu yang baik. Jangan jadi pembunuh yang potensial yaitu yang membiarkan anak buahnya melanggar dan cenderung tidak mengikuti program kerja/latihan,” ujarnya.

Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga memerintahkan Pangdam IM untuk melaksanakan apel komandan satuan untuk menjadikannya pemimpin yang profesional dan handal. “Bagi komandan satuan tidak akan dicopot bila hasil pengawasan evaluasinya minimal 70. Keempatbelas, cintai keluargamu, perhatikan kesejahterannya,” katanya lagi.

Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada saat penutupan apel komandan satuan juga menyampaikan adanya keterhambatan pemulihan ekonomi Indonesia dan penurunan daya beli akibat kenaikan harga minya yang tidak siginifikan. Hal ini turut dibarengi dengan penguatan nilai Dolar terhadap Rupiah.

“Target pemulihan ekonomi nasional pada kuartal I tahun 2015 sebesar 5,2 persen namun hanya mencapai 4,7 persen,” katanya.

Kasad juga menekankan adanya reward and punishment (penghargaan dan hukuman) kepada setiap prajurit bila kelak komandan satuan akan dicopot, “dan semua hak akan diberikan kepada Komandan satuan.”

Penekanan Kasad ketiga adalah pemimpin tidak boleh memiliki sifat kasihan karena akan merugikan organisasi. Kasad juga meminta bidang pengamanan TNI AD agar mewaspadai radikal kiri yang mulai bangkit. “Berkonsolidasi dan terus perkuat eksistensinya di tanah air,” katanya.

Di bidang operasi, Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta adanya peningakatan kualitas kepemimpinan dengan belajar dari pengalaman satuan lain. “Para senior satu kata dengan perbuatan, komandan satuan selalu bersama prajurit dalam suka dan duka, jujur dan terbuka dalam laporan pelaksanaan Binsat,” ujarnya. “Wujudkan budaya latihan di satuan dan laksanakan dengan gembira,” katanya lagi.

Sementara penekanan Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di bidang personel adalah menerapkan reward and punishment. “Jangan lakukan pembusukan TNI AD.”

Untuk bidang logistik, Kasad Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga memerintahkan untuk melengkapi dan melaksanakan prosedur pemeliharaan materiil dan pangkalan.

“Tangani kerusakan ringan dan peduli terhadap kebersihan. Bidang Teritorial. Ke depan Binter 2 kali lipat, kedepankan delapan wajib TNI. Pilkada serentak akan dilaksanakan pada Desember 2015, laksanakan pemetaan,” katanya.[]