Ada Nisan Berbentuk Lingga Milik ‘Si Jalak’ di Gampong Lam Ujong

EPIGRAF Islam, Teungku Taqiyuddin Muhammad, Lc, berhasil menginskripsi salah satu nisan yang berada di kompleks makam Pocut Sitti di Gampong Lam Ujong, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, pada Minggu 22 Februari 2015. Nisan yang berhasil diinskripsi tersebut berbentuk lingga atau lebih dikenal batu nisan plang pleing.

"Di antara sejumlah batu nisan plang-pleng dalam kompleks makam, hanya nisan ini yang memiliki inskripsi. Pada satu sisi nisan terdapat inskripsi," kata Teungku Taqiyuddin seperti rilis yang disampaikan Mapesa, Senin, 13 Februari 2015.

Ia mengatakan inskripsi pada nisan tersebut dapat diterjemahkan, "Dengan nama Allah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengasih; Inilah kubur Si Jalak…"

"Kata 'Si Jalak' belum dapat dipastikan pengucapan yang benar bagi nama ini begitu pula maksudnya," kata Taqiyuddin.

Inskripsi selanjutnya pada nisan tersebut adalah: "Dipindahkan dari dunia pada hari Senin, dua puluh delapan, hari dari bulan Shafar tahun sembilan, dan enam puluh dan delapan ratus (869) dari Hijrah."

"Penanggalan yang terdapat pada batu nisan, jika dikonversikan ke Masehi, maka almarhum meninggal dunia pada 29 Oktober 1464," ujar Taqiyuddin.

Seperti diketahui, Mapesa kerap menggelar meuseuraya atau kerja bakti setiap pekan untuk membersihkan makam-makam bernilai sejarah di kawasan Aceh Besar dan Banda Aceh. Kegiatan tersebut murni dilakukan aktivis pecinta sejarah Aceh ini dengan sukarela dan kerap dibantu oleh arkeolog dan epigraf Aceh, seperti Deddy Satria dan Taqiyuddin Muhammad. Teranyar, Meuseuraya Mapesa turut dibantu oleh anggota Rumah Anak Yatim Melaka-Tsunami Aceh pada Minggu, 22 Februari 2015 kemarin.

Hingga saat ini Mapesa berhasil melacak sedikit demi sedikit sejarah Aceh melalui makam-makam kuno yang berada di Aceh Besar dan Banda Aceh. Salah satu di antaranya adalah makam tiga perdana menteri yang ada di Gampong Ilie Ulee Kareng, Punge Blang Cut dan Gampong Ulee Tuy Darul Imarah.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply