Aceh Pernah Menjadi Eksportir 80 Persen Minyak Nilam Dunia

Di masa dahulu, Aceh pernah menjadi wilayah yang mengekspor 80 persen kebutuhan minyak nilam dunia. Dengan kata lain, 80 persen minyak nilam yang beredar di seluruh belahan dunia berasal dari Aceh.

Hal itu diungkapkan pengusaha parfum asal Perancis, Alexandre Daniel H, dari Perusahaan parfum Payan Bertrand saat menghadiri acara ujicoba perdana mesin penyulingan nilam Kelompok Petani Nilam Paya Raoh di Gampong Kaye Jatoe, Kecamatan Geuleumpang Tiga, Pidie, Minggu 13 April 2014.

Alex datang bersama dua rekannya dari perusahaan sama yang masing-masing memiliki keahlian sebagai pakar aromatik dan ahli sejarah parfum. "Dari jaman Belanda, masa VoC, 80 persen nilam dunia itu dari Aceh. Akibat konflik lari (pasokan berasal dari)  ke Sulawesi, mutunya tak sebaik Aceh," kata Alex yang mengaku sudah tujuh tahun di Aceh.

Ditanya berapa persentanse produksi minyak nilam Aceh saat ini, Alex mengatakan, meski tidak ada datanya, ia memperkirakan saat ini Aceh hanya mewarnai 20 persen produksi minyak nilam dunia.

Di Indonesia, Alex yang berkantor di Lamlagang Banda Aceh ini menyebutkan, beberapa daerah yang memproduksi minyak nilam diantaranya Sulawesi, Jawa Barat, Padang dan Aceh. Di antara wilayah-wilayah tersebut, nilam Aceh diketahui memiliki kualitas yang paling tinggi.

Hal itu dibenarkan oleh Anne Sophie BEYLS ahli aromatic dari perusahaan Payan Bertrand. "Kualitasnya sangat bagus," kata Anne.

Rekan Alex yang lain yang ahli bidang sejarah parfum menyebutkan, dalam litaratur lama yang ada di Perancis, memang ada catatan yang menyebutkan tentang nilam Aceh.

"Kita yang penting bukan jumlah, tapi mutu. Intinya kita bukan membeli saja, tapi juga membina. Kita ikut memberi modal, tapi pelan-pelan,"kata Alex menekankan.

Alex saat ini mengaku ikut membina petani-petani nilam yang ada di beberapa kabupaten di Aceh, seperti di Aceh Selatan, Aceh Besar, Pidie, dataran tinggi Gayo, dan Aceh Selatan. "Supaya hidup lagi nilam disini," kata Alex.

  • Uncategorized

Leave a Reply